EFEKTIFITAS METODE AL-QAHTANI UNTUK ESTIMASI USIA BIOLOGIS PADA SUKU JAWA (Studi Pada Daerah Kotamadya Semarang)
Berkas Tugas Akhir
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Identifikasi forensik merupakan salah satu upaya kerjasama dan koordinasi antara dokter forensik, dokter gigi forensik, polisi, aparat penegak hukum, antropologi forensik, patologi forensik dan spesialis lain yang dapat membantu mengidentifikasi korban yang tidak diketahui identitasnya. Bagian tubuh yang biasa digunakan untuk memperkirakan usia adalah tulang dan gigi. Metode Al-Qahtani merupakan sebuah metode yang dapat membantu dalam penentuan identitas seseorang dengan cara melihat erupsi gigi dan perkembangan alveolar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektifitas metode Al-Qahtani untuk menentukan usia biologis pada suku Jawa ( Studi pada daerah Kotamadya Semarang).
Jenis penelitian ini adalah Analitik Observasional dengan rancangan penelitian cross sectional study. Besar sampel yang digunakan sebesar 22, menggunakan foto radiograf panoramik. Hasil penelitian ini diuji dengan uji normalitas dan homogenitas. Oleh karna syarat uji parametrik tidak terpenuhi, maka data diuji dengan uji statistik Wilcoxon.
Hasil uji statistik Wilcoxon didapatkan nilai signifikansi sebesar 1,000 (P>0,05), sehingga dapat disimpulkan tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara usia biologis dengan usia kronologis pada subjek penelitian. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa metode Al-Qahtani terbukti efektif dalam menentukan usia biologis pada usia 7-23 tahun Kotamadya Semarang.
Kata kunci : Metode Al-Qahtani, Usia biologis, Radiografi panoramik
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
