DAMPAK KEPUASAN KERJA BERBASIS EMPOWERMENT DAN SELF EFFICACY TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR DI SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH
Berkas Tugas Akhir
BabII.pdf
Restricted to Registered users only
BabIII.pdf
Restricted to Registered users only
BabIV.pdf
Restricted to Registered users only
BabV.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh empowerment dan self efficacy terhadap organizational citizenship behavior dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah. Populasinya adalah seluruh pegawai pada Sekretariat Daerah Provinsi Jateng yang sedang menduduki golongan II sampai dengan golongan IV yaitu sebanyak 900 pegawai, dengan jumlah sampel sebesar 90 orang. Teknik pengambilan sampel adalah Stratified Proportional Random Sampling. Alat analisisnya adalah path analysis, dimana sebelumnya dilakukan uji validitas dan reliabilitas serta uji asumsi klasik.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa empowerment dan self efficacy terbukti
berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Empowerment, self efficacy dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Organizational citizenship behavior. Kepuasan kerja mampu menjadi variabel intervening antara empowerment terhadap OCB. Kepuasan kerja mampu menjadi variabel intervening antara self efficacy terhadap OCB, memberikan pengertian bahwa semakin tinggi self efficacy, maka keyakinan dalam diri pegawai terhadap kemampuan yang dimiliki juga semakin tinggi yang tentunya akan mendorong tingginya kepuasan pegawai sehingga akan mempengaruhi kemauan pegawai untuk bekerja secara ekstra demi kemajuan organisasi yang menaunginya.
Kata Kunci : Empowerment, self efficacy, kepuasan kerja dan Organizational citizenship behavior.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
