HUBUNGAN STRES TERHADAP VOLUME SALIVA PADA MAHASISWA PREKLINIK FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNISSULA
Berkas Tugas Akhir
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Stres adalah suatu respon tubuh seseorang ketika mengalami beban pekerjaan yang dapat mempengaruhi gangguan fungsional tubuh. Dalam aktivitas mahasiswa terdapat 2 tuntutan yang membuat mahasiswa stres, yaitu tuntutan eksternal dan tuntutan dari keinginannya sendiri. Tuntutan eksternal bersumber dari ujian, tugas, beban dan tanggung jawab pelajaran. Tuntutan dari keinginan sendiri berasal dari kemampuan mahasiswa dalam menjelaskan perkuliahan yang dihadapi. Stres dapat menyebabkan penurunan aliran saliva dan xerostomia.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan stres terhadap volume saliva pada mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Islam Sultan Agung.
Penelitian analitik yang dilakukanpadamahasiswa preklinik Fakultas Islam Sultan Agung Semarang sebanyak 70 mahasiswa. Tingkat stres dihitung menggunakan kuesioner Miller & Smith, kemudian dilakukan penghitungan volume saliva menggunakan gelas ukur. Hubungan stres terhadap volume saliva dianalisisdenganujispearman.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan stres terhadap volume saliva yang bermakna (p<0,05).
Kesimpulan: Stres dapat mempengaruhi volume saliva pada mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Islam Sultan Agung.
Kata kunci:Stres, Volume Saliva, Mahasiswa Preklinik.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
