PENGARUH MALOKLUSI GIGI TERHADAP STATUS PSIKOSOSIAL PADA SMP ISLAM (Studi Terhadap Siswa SMP Islam Sultan Agung 4 Semarang)
Berkas Tugas Akhir
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Penampilan fisik berpengaruh dalam interaksi sosial dan emosional remaja. Pembentukan konsep diri dan harga diri pada masa remaja dipengaruhi oleh penampilan wajah dan gigi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh maloklusi gigi terhadap status psikososial pada siswa-siswi SMP Islam Sultan Agung 4 Semarang.
Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional yang dilakukan dengan Cross Sectional, setelah data diolah, kemudian dianalisa dengan uji Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa. Maloklusi pada remaja laki-laki adalah 54,5% Normal, 28,8% Sedang, 12,1% Parah, 4,5% Sangat parah. Sedangkan pada remaja perempuan adalah 55,4% Normal, 25,7% Sedang, 13,5% Parah, 5,4% Sangat parah. Status psikososial pada remaja laki-laki adalah 50,0% Baik, 48,5% Sedang, 1,5% Buruk. Sedangkan pada remaja perempuan adalah 48,6% Baik, 36,5% Sedang, 14,9% Buruk. Maloklusi tidak berpengaruh terhadap status psikososial di SMP Islam Sultan Agung 4 Semarang dengan P = 0,092 (laki-laki) dan P=0,172 (perempuan).
Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu tidak terdapat pengaruh maloklusi gigi terhadap status psikososial pada siswa-siswi SMP Islam Sultan Agung 4 Semarang
Kata kunci : Maloklusi, Status Psikososial.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
