KORELASI ANTARA KADAR D-DIMER DENGAN OUTCOME PASIEN COVID-19 (Studi Observasional Analitik di Ruang Isolasi COVID-19 Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang)
Berkas Tugas Akhir
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Coronavirus Disease (COVID-19) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh SARS‐CoV‐2. Diketahui bahwa terjadi peningkatan kadar D-dimer pada pasien COVID-19 dan diduga kadar D-dimer dapat menilai prognosis COVID-19. Sejauh ini, penelitian korelasi kadar D-dimer dengan outcome pada pasien rawat inap COVID-19 masih terbatas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui korelasi antara kadar D-dimer dengan outcome pasien rawat inap COVID-19 di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang.
Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain kohort retrospektif dengan subjek sebanyak 100 orang pasien COVID-19 yang dirawat inap di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang pada bulan Oktober 2021 sampai dengan Maret 2021. Data diperoleh melalui pencatatan dari rekam medis. Data berskala kategorik dan diuji dengan metode korelasi Koefisien Kontingensi menggunakan aplikasi SPSS versi 22.
Hasil penelitian ini didapatkan rerata nilai D-dimer pasien yang sembuh adalah 0,59 mg/L sedangkan rerata nilai D-dimer pada pasien meninggal sebesar 1,04 mg/L. Hasil analisis menunjukkan nilai p = 0,007 (p<0,05) dengan kekuatan hubungan r = 0,25 yang menunjukkan bahwa terdapat korelasi lemah antara kadar D-dimer dengan outcome pasien rawat inap COVID-19 di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang.
Kesimpulan penelitian ini menunjukan terdapat korelasi antara kadar D-dimer dengan outcome pasien rawat inap COVID-19 di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang
Kata Kunci : COVID-19, D-dimer, outcome
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
