PERANCANGAN ULANG STRUKTUR GEDUNG BEDAH SENTRAL TERPADU RUMAH SAKIT BETHESDA YOGYAKARTA DENGAN SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN BIASA, MENENGAH DAN KHUSUS

ATMOKO, DIAN WIDHI and HAJAR, MUHAMMAD SHIDDIQI (2017) PERANCANGAN ULANG STRUKTUR GEDUNG BEDAH SENTRAL TERPADU RUMAH SAKIT BETHESDA YOGYAKARTA DENGAN SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN BIASA, MENENGAH DAN KHUSUS. Undergraduate thesis, Fakultas Teknik UNISSULA.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (11kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (188kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (88kB) | Preview
[img]
Preview
Text
PUBLIKASI.pdf

Download (378kB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (261kB) | Preview
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (89kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (678kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Perancangan ulang struktur Gedung Bedah Sentral Terpadu (GBST) Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Besarnya beban gravitasi dan beban gempa yang bekerja. (2) Perbandingan besaran gaya maksimum yang terjadi (3) Mengetahui rasio perbandingan kebutuhan jumlah tulangan balok dan kolom. Dalam tugas akhir ini akan direncanakan struktur gedung beton bertulang menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Biasa (SRPMB), Menengah (SRPMM), dan Khusus (SRPMK) sesuai dengan SNI 03-2847-2002 dan SNI 1726-2002. Untuk menganalisa gaya-gaya dalam yang terjadi menggunakan bantuan software SAP2000 V.14. Dimana bangunan model Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) akan menggunakan kolom kuat dan balok lemah (Strong Column and Weak Beam). Struktur yang akan direncanakan adalah gedung 5 lantai dan terletak di wilayah gempa 3, dimana ditinjau dengan menggunakan analisa pengaruh beban statik ekuivalen. Sistem Rangka Pemikul Momen adalah Sistem rangka ruang dalam dimana komponen-komponen struktur dan join-joinnya menahan gaya-gaya yang bekerja melalui aksi lentur, geser dan aksial. Besarnya beban gravitasi yang bekerja pada SRPMB, SRPMM, dan SRPMK yaitu 5476 ton. Rasio perbandingan gaya maksimum yang terjadi antara SRPMB, SRPMM, dan SRPMK untuk balok (400 x 900) yaitu (Mu-)= 100% : 88,77% : 82,46%, (Mu+) = 100% : 74,92% : 74,92%, (Vu) = 100% : 76,78% : 67,31%, untuk balok (400 x 700) yaitu (Mu-)= 100% : 74,43% : 60,05%, (Mu+) = 100% : 56,63% : 56,63%, (Vu) = 100% : 82,18% : 72,07%, dan untuk kolom (700x700) yaitu (Mu) = 100% : 73,45% : 58,52%, (Vu) = 100% : 74,65% : 58,52%. dan perbandingan antara SRPMB, SRPMM, dan SRPMK untuk balok (400 x 900) yaitu 100% : 72,72% : 68,18%, untuk balok (400 x 700) yaitu 100% : 71,42% : 64,28%, dan untuk kolom yaitu sebesar 100% : 100% : 100%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik
Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 24 Jan 2018 02:34
Last Modified: 24 Jan 2018 02:34
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/9718

Actions (login required)

View Item View Item