PENGARUH KESERAGAMAN KEKAKUAN ANTAR TINGKAT TERHADAP PERILAKU STRUKTURAL GEDUNG POLDA JATENG

Mughis, Ahmad and Suwartono, Suwartono (2017) PENGARUH KESERAGAMAN KEKAKUAN ANTAR TINGKAT TERHADAP PERILAKU STRUKTURAL GEDUNG POLDA JATENG. Undergraduate thesis, Fakultas Teknik UNISSULA.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (290kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (160kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (278kB) | Preview
[img]
Preview
Text
PUBLIKASI_1.pdf

Download (362kB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (292kB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (519kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (196kB)

Abstract

Suatu struktur harus memiliki kekakuan yang cukup sehingga pergerakkannya dapat dibatasi. Pada gedung yang ditinjau memiliki kekakuan struktur antar tingkat yang berbeda, sehingga penulis akan memodifikasi gedung dengan menyeragamakan kekakuan struktur antar tingkat dan membandingkan perilaku struktural gedung yang kekakuan struktur antar tingkat berbeda dengan gedung yang kekakuan struktur antar tingkat telah diseragamkan. Dalam Tugas Akhir ini Tahapan analisis struktur gedung menggunakan SNI 2847 – 2013, SNI 1727:2013, SNI-1726:2012 dan perhitungan perencanaan menggunakan metode manual maupun menggunakan program SAP 2000 v.14. Struktur yang dimodifikasi yaitu kolom yang diseragamkan dimensinya dari lantai dasar sampai lantai atap dengan tetap menjaga volume beton agar tetap sama antara kedua gedung yang akan dibandingkan perilaku strukturalnya. Berdasarkan perhitungan yang telah kami lakukan, plat lantai dengan ketebalan 12cm menggunakan tulangan D10-125, plat lantai helipad dengan ketebalan 20cm menggunakan tulangan D13–125. Dimensi balok 40cmx70cm, 35cmx65cm, 25cmx45cm, 30cmx50cm, 25cmx50cm, 20cmx30cm, 30cmx60cm. Dimensi struktur kolom eksiting 90cmx90cm (22D2), 80cmx80cm(18D22), 70cmx70cm (14D22),60cm x 60cm (14D19), dan struktur kolom modifikasi 74cmx74cm (18D22). Tulangan geser dari tiap kolom menggunakan D12–200 dan D10–200 untuk daerah lapangan, sedangkan untuk tulangan geser pada tumpuan digunakan D12–100 dan D10-100. Untuk Core Wall dengan ketebalan 30cm dengan tulangan D16-200. Deformasi, bidang M, D, N maksimum pada struktur yang kekakuan antar tingkat berbeda lebih besar dari struktur yang kekakuan antar tingkat seragam. Deformasi maksimum menurun dari 0,0241 m menjadi 0,0234 m, momen maksimum menurun dari 5,732 x 108 Nmm menjadi 5,719 x 108 Nmm, lintang maksimum menurun dari 3,026 x 105 N menjadi 3,016 x 105 N, normal maksimum menurun dari 5,344 x 105 N menjadi 2,042 x 105 N. Dari analisa ke dua model struktur, keseragaman kekakuan antar tingkat dengan volume beton sama dapat mempengaruhi perilaku struktur, dan struktur yang kekakuan diantar tingkatnya diseragamkan memiliki ketahanan struktur yang lebih baik dari struktur yang kekakuan diantar tingkat berbeda-beda karena memiliki nilai Deformasi, bidang M, D, N yang lebih kecil.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik
Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 23 Jan 2018 05:30
Last Modified: 23 Jan 2018 05:30
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/9692

Actions (login required)

View Item View Item