library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH TENTANG PEMBATASAN PENDAFTARAN HAJI DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN UNDANG UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2008 (STUDI DI KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KOTA SALATIGA)

Detail Tugas Akhir

ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH TENTANG PEMBATASAN PENDAFTARAN HAJI DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN UNDANG UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2008 (STUDI DI KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KOTA SALATIGA)

Mustadzkiroh, Mustadzkiroh (2017) ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH TENTANG PEMBATASAN PENDAFTARAN HAJI DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN UNDANG UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2008 (STUDI DI KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KOTA SALATIGA). Masters thesis, Fakultas Hukum UNISSULA.

Berkas Tugas Akhir

[thumbnail of publikasi.jpg]
Preview
Image
publikasi.jpg
PDF
Text
File 1_COVER.pdf
PDF
Text
File 2_ABSTRAK.pdf
PDF
Text
File 3_DAFTAR ISI.pdf
PDF
Text
File 4_BAB I.pdf
PDF
Text
File 5_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (316kB)
PDF
Text
File 6_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (424kB)
PDF
Text
File 7_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (96kB)
PDF
Text
File 8_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Abstract

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama merespon fenomena antrian panjang calon jamaah haji ini dengan melakukan kajian bertahun –tahun untuk menemukan kebijakan yang tepat guna mengurangi antrian Jamaah.
PMA Nomor 29 Tahun 2015 tentang penyelenggaraan ibadah haji reguler adalah bagian jawaban untuk mengurangi antrian panjang calon jamaah haji.PMA ini berisi ketentuan umur minimal mendaftarkan haji 12 tahun dan kebolehan mendaftarkan haji kembali setelah 10 tahun dari kepulangan haji yang terakhir.
Menarik untuk dikupas bagaimana kebijakan pembatasan pendaftaran haji dalam perspektif Hukum Islam dan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008,Bagaimana Implikasi Implementasi Kebijakan Pembatasan Pendaftaran Haji di Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga,Bagaimana solusi atas implikasi implementasi Kebijakan Pembatasan Pendaftaran Haji di Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga.
Melalui penelitian yuridis empiris dengan mengkaji kaidah hukum Islam dan Undang –Undang serta bagaimana implementasinya kebijakan tersebut dan solusi implikasi implementasi Kebijakan tersebut dengan mengambil Lokasi penelitian di Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga.
Kebijakan Pemerintah mengatur penyelenggaraan haji dalam perspektif hukum Islam jelas sepanjang kebijakan pemerintah bertujuan untuk kemaslahatan umat maka kewajiban umat untuk tunduk dan patuh dengan kebijakan tersebut.Dalam perspektif Undang –Undang Nomor 13 Tahun 2008 secara normatif PMA Nomor 29 Tahun 2015 tidak sesuai dengan Undang –Undang Nomor 13 tahun 2008,bahkan bisa dikatakan membatasi hak individu untuk melaksanakan ibadah sesuai dengan keyakinanya.
Implementasi Kebijakan ini juga membawa implikasi positif meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya berhaji dan memberi rasa keadilan bagi masyarakat untuk melaksanakan ibadah haji Sisi Negatif ketentuan ini , bisa dipahami sebagai kebijakan yang mengkebiri hak masyarakat untuk melaksanakan ibadah sesuai dengan keyakinannya dan menimbulkan persepsi di tengah masyarakat tentang sulitnya melakasanakan ibadah haji.
Peran Pemerintah, MUI , Tokoh masyarakat dan masyarakat muslim pada umumnya menjadi penting demi terwujudnya keadilan masyarakat untuk mendapatkan hak yang sama dalam melaksanakan

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints