HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN PENURUNAN FUNGSI KOGNITIF POST STROKE ISKEMIK Studi Analitik Observasional pada Pasien Stroke Iskemik di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Periode Januari – Desember 2013

Zulfa, Auliana (2015) HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN PENURUNAN FUNGSI KOGNITIF POST STROKE ISKEMIK Studi Analitik Observasional pada Pasien Stroke Iskemik di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Periode Januari – Desember 2013. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
Auliana Zulfa 01.211.6340_Cover.pdf

Download (201kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Auliana Zulfa 01.211.6340_Daftar Isi.pdf

Download (84kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Auliana Zulfa 01.211.6340_Intisari.pdf

Download (84kB) | Preview

Abstract

Penurunan fungsi kognitif saat ini masih menjadi masalah kesehatan yang cukup serius yang dapat menyebabkan dampak psikologis, sosial ekonomi berupa isolasi sosial dan kesulitan keuangan, retardasi motorik, memperberat gejala lain dan dapat mengurangi kualitas hidup. Penurunan fungsi kognitif post stroke iskemik sering ditemui pada pasien dengan tingkat pendidikan rendah. Semakin rendah tingkat pendidikan maka semakin beresiko untuk terjadi penurunan fungsi kognitif post stroke iskemik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan dengan penurunan fungsi kognititf post stroke iskemik. Penelitian Analitik Observasional dengan rancangan kohort retrospektif yang dilakukan pada pasien stroke iskemik di Rumah Sakit Islam Sultan Agung periode Januari-Desember 2013 dengan sampel sebanyak 30 orang dengan jenis kelamin perempuan. Tingkat pendidikan dikelompokkan menjadi SD, SMP, SMA, dan Sarjana. Penurunan fungsi kognitif diukur dengan menggunakan skor MMSE dan dinyatakan dalam normal, probable gangguan kognitif, dan gangguan kognitif. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji spearman. Peneliti mendapatkan dari 30 sampel sebanyak 8 sampel (25.8%) dengan normal tidak mengalami gangguan kognitif, 14 sampel (45,2%) dengan probable gangguan kognitif, dan 8 sampel (25,8%) dengan gangguan kognitif post stroke iskemik. Dari 8 sampel yang mengalami penurunan fungsi kognitif 7 sampel dari tingkat pendidikan SD, 0 sampel dari tingkat pendidikan SMP, 1 sampel dari tingkat pendidikan SMA, dan 0 sampel dari tingkat pendidikan sarjana. Hasil uji menunjukkan adanya hubungan antara tingkat pendidikan dengan penurunan fungsi kognitif dengan p = 0,000 dan r = 0,597. Kesimpulan dari penelitian adalah terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dengan penurunan fungsi kognititf post stroke iskemik Kata kunci : MMSE, Penurunan fungsi kognitif, Tingkat Pendidikan

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 05 Aug 2015 01:12
Last Modified: 05 Aug 2015 01:12
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/94

Actions (login required)

View Item View Item