library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PERAN KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM PENCEGAHAN PERILAKU KORUPSI, KOLUSI DAN NEPOTISME OLEH PENYELENGGARA NEGARA DI INDONESIA (EKSEKUTIF, LEGISLATIF DAN YUDIKATIF)

Detail Tugas Akhir

PERAN KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM PENCEGAHAN PERILAKU KORUPSI, KOLUSI DAN NEPOTISME OLEH PENYELENGGARA NEGARA DI INDONESIA (EKSEKUTIF, LEGISLATIF DAN YUDIKATIF)

Prajamukti, Muhammad Bintang Adi (2017) PERAN KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM PENCEGAHAN PERILAKU KORUPSI, KOLUSI DAN NEPOTISME OLEH PENYELENGGARA NEGARA DI INDONESIA (EKSEKUTIF, LEGISLATIF DAN YUDIKATIF). Masters thesis, Fakultas Hukum UNISSULA.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
COVER_1.pdf
PDF
Text
DAFTAR ISI_1.pdf
PDF
Text
ABSTRAK_1.pdf
[thumbnail of PUBLIKASI.jpg]
Preview
Image
PUBLIKASI.jpg
PDF
Text
BAB I_1.pdf
PDF
Text
BAB II_1.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (365kB)
PDF
Text
BAB III_1.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (414kB)
PDF
Text
BAB IV_1.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (89kB)
PDF
Text
DAFTAR PUSTAKA_1.pdf

Abstract

Penelitian ini berjudul Peran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Pencegahan Perilaku Korupsi, Kolusi dan Nepotisme oleh Penyelenggara Negara di Indonesia (Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif). Hasil karya penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui unsur-unsur yang menjadikan maraknya perilaku KKN di Indonesia yang dilakukan para penyelenggara Negara, metode yang digunakan KPK untuk membentuk karakter manusia anti KKN dan peran KPK dalam pencegahan perilaku KKN oleh Penyelenggara Negara di bangsa Indonesia.

Metododologi yang digunakan ialah metodologi pendekatan yuridis- normatif. Hasil penelitian ini adalah bahwa:
1. Faktor yang menyebabkan maraknya perilaku KKN di Indonesia yang dilakukan para penyelenggara Negara adalah: Unsur Perilaku individualisme, Unsur lembaga pemerintahan, unsur Peraturan Perundang-undangan dan unsur pengendalian Pengawasan
2. Metode yang digunakan KPK untuk membentuk karakter manusia anti KKN adalah hesistant-environmental, determined-environmental, hesistant-institutional, determined-institutional di mana masing-masing strategi ini menggambarkan sifat komitmen pemerintah melalui institusi Komisi Pemberantasan Korupsi yakni tindakannya lunak atau tegas (hesistant atau determined) dan preferensi pada salah satu jenis ukuran (strategi atau cara) anti korupsi yakni lingkungan atau kelembagaaan (environmental atau institutional).
3. Tugas dan Peran KPK adalah badan khusus untuk mengkoordinir dengan lembaga negara berwenang untuk melakukan tindakan pemberantasan tindak pidana korupsi, kolusi dan nepotisme.

Sehingga peran KPK dalam pencegahan perilaku KKN oleh Penyelenggara Negara di Indonesia secara yuridis tidak dimiliki oleh KPK, namun melalui pelaksanaan tugas dan kewenangannya, KPK dapat mencegah tindak pidana korupsi dengan efek jera

Kata Kunci: Peran Komisi Pemberantasan Korupsi, Perilaku Kolusi, Korupsi dan Nepotisme

Informasi Item

Item Type Thesis (Masters)
Subjects K Law > K Law (General)
Divisions Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum
Date Deposited 29 Nov 2017 02:57
Last Modified 29 Nov 2017 02:57
URI https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/8555

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints