PENGARUH KLOROFIL DAUN KATUK (Sauropus androgynus) TERHADAP KADAR HAEMOGLOBIN Studi Eksperimental pada Mencit Betina (Mus musculus) Balb/c yang diinduksi Natrium Nitrit

Ednisari, Alvenia Meilina (2015) PENGARUH KLOROFIL DAUN KATUK (Sauropus androgynus) TERHADAP KADAR HAEMOGLOBIN Studi Eksperimental pada Mencit Betina (Mus musculus) Balb/c yang diinduksi Natrium Nitrit. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
Alvenia Meilina Ednisari 01.211.6320_Cover.pdf

Download (10kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Alvenia Meilina Ednisari 01.211.6320_Intisari.pdf

Download (84kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Alvenia Meilina Ednisari 01.211.6320_Daftar Isi.pdf

Download (109kB) | Preview

Abstract

Anemia merupakan masalah medik yang banyak diderita wanita dan angka kejadiannya masih tinggi di Indonesia. Salah satu penyebab anemia adalah pemberian natrium nitrit yang dapat menyebabkan penurunan kadar haemoglobin dalam darah. Penurunan kadar haemoglobin menyebabkan ketidakmampuan haemoglobin membawa oksigen hingga ke jaringan perifer tubuh, oleh karena itu perlu dilakukan upaya untuk mencegah anemia. Daun katuk memiliki kandungan klorofil yang tinggi, tetapi belum pernah diteliti sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh klorofil daun katuk terhadap kadar haemoglobin mencit yang sebelumnya diinduksi natrium nitrit. Penelitian eksperimental ini menggunakan 30 ekor mencit betina Balb/c dan dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan. K-I digunakan sebagai kontrol. Pemberian natrium nitrit (NaNO2) sebanyak 0,3 ml pada K-II, K-III, dan K-IV selama 18 hari dan dilanjutkan pemberian klorofil daun katuk pada K-III dan Cu klorofilin pada K-IV masing-masing 0,7 ml selama 14 hari. Pengambilan sampel darah mencit dilakukan pada hari ke 32 untuk diperiksa kadar haemoglobin menggunakan metode cyanmethaemoglobin dengan spectrofotometer. Hasil rerata kadar haemoglobin darah mencit sebesar 13,29 g/dl; 11,83 g/dl; 14,54 g/dl; 13,99 g/dl masing masing untuk K-I, K-II, K-III, dan K-IV. Hasil Shapiro-wilk test menunjukkan distribusi data normal dan Levene test menunjukkan varian data homogen. Hasil uji One Way Anova menunjukkan setidaknya ada sepasang kelompok yang menunjukan perbedaan rata-rata kadar hb p=0,00 (p<0,05). Hasil uji Post Hoc Test Bonferroni menunjukan ada perbedaan antar satu kelompok dengan kelompok lainnya. Klorofil daun katuk (Sauropus androgynus) dapat berpengaruh meningkatkan kadar haemoglobin darah mencit yang diinduksi natrium nitrit. Kata kunci: Anemia, Haemoglobin, Katuk, Klorofil, Natrium Nitrit

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 05 Aug 2015 01:11
Last Modified: 05 Aug 2015 01:11
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/83

Actions (login required)

View Item View Item