PENGARUH PEMBERIAN TNF-α HIGH-DOSE TERHADAP PROLIFERASI HEMATOPOIETIC STEM CELL (Studi Eksperimental In Vitro Efek TNF-α Dalam Proliferasi Hematopoietic Stem Cell)

Sabila, Awliyani (2017) PENGARUH PEMBERIAN TNF-α HIGH-DOSE TERHADAP PROLIFERASI HEMATOPOIETIC STEM CELL (Studi Eksperimental In Vitro Efek TNF-α Dalam Proliferasi Hematopoietic Stem Cell). Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
1. COVER.pdf

Download (552kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (358kB) | Preview
[img]
Preview
Text
PUBLIKASI_1.pdf

Download (182kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (305kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. BAB I.pdf

Download (276kB) | Preview
[img] Text
5. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (571kB)
[img] Text
6. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (461kB)
[img] Text
8. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (261kB)
[img]
Preview
Text
9.DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (228kB) | Preview
[img] Text
7. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (160kB)

Abstract

Hematopoietic stem cell (HSC) merupakan sel multipotentyang mampu meregenerasi sel hematopoietik yang kompleks dan semua jenis sel darah.Kemampuan tersebut dapat dipengaruhi oleh mediator Tumor Nekrosis Factor-α (TNF-α) dengan dosis yang bervariasi. TNF-α berperan dalam pengaktifan hematopoietic stem cell yang kemudian akanmengatur aktivasi proliferasi sel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian TNF-α high dose terhadap proliferasiHematopoietic Stem Cell. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen invitro rancangan post test only control group, dilakukan dengan menggunakan kelompok kontrol dan 3 (tiga) kelompok perlakuan. HSC diinkubasi selama 16 jam kemudian diberi TNF-α high dose, sehingga didapatkan 4 sampel, yaitu kelompok I (kontrol tidak diberi TNF-α), kelompok II (HSC dengan diberi TNF-α dosis 250 ng/ml), kelompok III (HSC dengan diberi TNF-α dosis 200 ng/ml), kelompok IV (HSC dengan diberi TNF-α dosis 150 ng/ml), kemudian dilanjutkan dengan penghitungan proliferasi selhari kedua pada 4 lapang pandang menggunakan mikroskop inverted. Didapatkan hasil rerata proliferasiselkelompok I 0,25±0,50; kelompok II 0,25±0,50; kelompok III 1,00±0,82; kelompok IV 3,75±2,06. Berdasarkan hasil uji Saphiro-wilk test didapatkan hasil kelompok I 0,001; kelompok II 0,001; kelompok III 0,683; kelompok IV 0,161. Pada kelompok uji I dan II didaptakan distribusi data yang tidak normal tetapi pada kelompok uji III dan IV didapatkan distribusi data normal karena memiliki nilai p > 0,05. Varian data keempat kelompok tidak homogen, ditunjukkan dengan nilai p=0,001 (p<0,05). Selanjutnya dilakukan uji Kruskal Wallismenghasilkan nilai sig (p) sebesar 0,015 (p < 0,05), menunjukkan perbedaan proliferasihematopoietic stem cell yang bermakna diantara keempat kelompok uji. Dari uraian peneliti diatas, dapat disimpulkan bahwa pemberian TNF-high dose berpengaruh terhadap proliferasi hematopoietic stem cell. Kata Kunci : hematopoietic stem cell, proliferasi hematopoietic stem cell, TNF-high dose

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 24 Nov 2017 03:21
Last Modified: 24 Nov 2017 03:21
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/7792

Actions (login required)

View Item View Item