HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DAN VOLUME EKSPIRASI PAKSA DALAM 1 DETIK (VEP1) PADA PASIEN PPOK

Nadifah, Camelia (2017) HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DAN VOLUME EKSPIRASI PAKSA DALAM 1 DETIK (VEP1) PADA PASIEN PPOK. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (25kB) | Preview
[img]
Preview
Text
1. COVER.pdf

Download (123kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (23kB) | Preview
[img]
Preview
Text
PUBLIKASI.pdf

Download (95kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. BAB I.pdf

Download (21kB) | Preview
[img] Text
5. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (110kB)
[img] Text
6. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (24kB)
[img] Text
7. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (39kB)
[img] Text
8. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (11kB)
[img]
Preview
Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (22kB) | Preview

Abstract

Pasien PPOK membutuhkan energi yang lebih untuk bernafas dibandingkan dengan orang normal, namun kebutuhan energi ini tidak diimbangi oleh intake yang cukup. Sehingga rata-rata pasien PPOK akan memiliki indeks massa tubuh yang rendah. Keadaan malnutrisi ini akan memberikan efek kepada tubuh berupa gangguan fungsi paru karena turunnya kekuatan dari otot nafas dan berkurangnya kapasitas ventilasi. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk mengetahui hubungan antara IMT dan VEP1 namun memberikan hasil yang berbeda. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara indeks massa tubuh dan volume ekspirasi paksa dalam 1 detik pada pasien PPOK. Penelitian observasional dengan rancangan cross sectional dilakukan di RS Tugurejo Semarang selama 1 bulan. Diagnosa PPOK oleh dokter spesialis paru yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Kemudian sampel penelitian dihitung nilai indeks massa tubuh dengan melakukan pengukuran berat badan dan tinggi badan serta melihat hasil VEP1 melalui pemeriksaan spirometri. Berdasarkan uji spearman hubungan antara IMT dan VEP1 didapatkan hasil nilai p = 0,044 dengan correlation coefficient 0,348. Rerata nilai IMT dan VEP1 berturut-turut adalah 19,88 kg/m2 dan 1,17 liter dengan jumlah responden sebanyak 34 orang. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara IMT dan VEP1 pada pasien PPOK dengan keeratan hubungan yang lemah. Kata kunci : Indeks Massa Tubuh, VEP1, PPOK

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 24 Nov 2017 03:23
Last Modified: 24 Nov 2017 03:23
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/7779

Actions (login required)

View Item View Item