PENGARUH PEMBERIAN JUS KUBIS (Brassica Oleracea Varian Capitata) TERHADAP JUMLAH NEUTROFIL - Studi Eksperimental pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar (Rattus norvegicus) yang diinfeksi Salmonella typhi secara In Vivo

Mandalika E., Dewa Ayu Putri (2017) PENGARUH PEMBERIAN JUS KUBIS (Brassica Oleracea Varian Capitata) TERHADAP JUMLAH NEUTROFIL - Studi Eksperimental pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar (Rattus norvegicus) yang diinfeksi Salmonella typhi secara In Vivo. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (118kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (485kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Publikasi.pdf

Download (15kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (164kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (174kB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (134kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (494kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (165kB)
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (235kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (374kB)

Abstract

Kubis (Brassica oleracea varian capitata) mengandung banyak manfaat terutama sebagai immunomodulator. Kandunganglutamin yang terdapat pada kubis dapat meningkatkan sistem imunitas melalui sintesis nukleotida. Kubis juga mengandung flavonoid yang meningkatkan produksi IFNγ dan TNF-α sehingga meningkatkan respon imun non spesifik untuk memfagosit bakteri. Berdasarkan hal ini, jus kubis diduga dapat digunakan sebagai immunomodulator dalam meningkatkan jumlah neutrofil terhadap infeksi Salmonella typhi. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh juskubisterhadap jumlah neutrofil yang diinfeksi Salmonella typhi pada tikus putih jantan galur wistar. Penelitian eksperimental dengan design post test only control group ini terdiri dari 5 kelompok yaitu Kelompok 1 (kontrol normal), Kelompok 2 (kontrol negatif diinfeksi Salmonella typhi), Kelompok 3 (infeksi Salmonella typhidan diberi jus kubis 1 ml/200gBB/hari dan ), Kelompok 4 (infeksi Salmonella typhidan diberi jus kubis 2 ml/200gBB/hari) serta Kelompok 5 (infeksi Salmonella typhidan diberijus kubis 4 ml/200gBB/hari). Pengaruh jus kubis terhadap infeksi Salmonella typhidapat diketahui melalui pengukuran jumlah neutrofil menggunakkan hematology analyzer. Rerata jumlah neutrofil Kelompok 1: 2,22x106/µl, Kelompok 2:1,07x106/µl, Kelompok 3: 1,54x106/µl, Kelompok 4: 1,96x106/µl, Kelompok 5: 2,05x106/µl. Hasil uji Kruskal Wallis didapatkan nilai p=0,000 (p < 0,05), maka ditarik kesimpulan bahwa paling tidak terdapat dua kelompok yang mempunyai rerata jumlah neutrofil yang berbeda makna. Terdapat pengaruh pemberian jus kubis(Brassica oleracea varian capitata) terhadap jumlah neutrofil tikus putih jantan galur wistar yang diinfeksi Salmonella typhi. Dosis paling berpengaruh secara klinis terhadap jumlah neutrofil adalah 4 ml/200gBB/hari. Kata kunci : Kubis (Brassica oleracea varian capitata), Salmonella typhi, Neutrofil

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 24 Nov 2017 03:22
Last Modified: 24 Nov 2017 03:22
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/7769

Actions (login required)

View Item View Item