PERBEDAAN LAMA RAWAT INAP SERTA PENGGUNAAN ANALGETIK ANTARA APENDEKTOMI KONVENSIONAL DAN LAPAROSKOPI - Studi Komparatif pada Pasien Apendisitis Akut di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Jawa Tengah
Berkas Tugas Akhir
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Apendektomi adalah operasi pengangkatan apendik yang meradang (apendisitis). Terdapat dua teknik apendektomi yaitu konvensional dan laparoskopi. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan lama rawat inap serta penggunaan analgetik pada teknik konvensional maupun laparoskopi.
Penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional, menggunakan data rekam medik. Populasi target adalah seluruh pasien apendisitis akut yang dilakukan apendektomi konvensional atau laparoskopi di RSI Sultan Agung pada 1 Juli 2006 – 1 Juli 2016. Terdapat 110 pasien dihitung rerata lama rawat inap dan rerata lama penggunaan analgetik. Data diolah dan dianalisis menggunakan Mann Whitney U Test.
Rerata lama rawat inap pasien apendektomi konvensional 4.82 hari (4 – 5 hari), sedangkan pada apendektomi laparoskopi 2.69 hari (2 – 3 hari). Ada perbedaan bermakna pada rerata rawat inap pasien antara kedua metode (p<0.05). Rerata lama penggunaan analgetik pada pasien apendektomi konvensional 4.67 hari (4 – 5 hari), pada apendektomi laparoskopi 2.69 hari (2 – 3 hari). Ada perbedaan bermakna pada rerata lama hari penggunaan analgetik terhadap kedua metode pembedahan (p<0.05).
Dari hasil penelitian disimpulkan terdapat perbedaan lama rawat inap serta penggunaan analgetik antara apendektomi konvensional dan laparoskopi pada pasien apendisitis akut di RSI Sultan Agung Semarang Jawa Tengah.
Kata kunci: apendektomi konvensional, apendektomi laparoskopi, lama rawat inap, penggunaan analgetik
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
