PERBEDAAN KADAR KOLESTEROL AKIBAT PEMBERIAN EKSTRAK DAN JUS LABU SIAM (Sechium edule Sw.) (Studi Eksperimental pada Tikus Putih Jantangalur Wistar yang Diinduksi Otak Sapi)
Berkas Tugas Akhir
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Kadar kolesterol tinggi merupakan faktorrisiko terjadinya penyakit kardiovaskular. Labusiam mengandung polifenol,flavonoid, vitaminC, vitamin E, niasin, serat dan saponin yang mempunyai efek dalam menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan ekstrak dan jus labusiam terhadap penurunan kadar kolesterol pada tikus putih jantangalur wistar yang diinduksi diet tinggi lemak.
Penelitian eksperimental menggunakan post test only controlgroup design. Dilakukan selama 14 hari menggunakan 12 ekor tikus putih jantangalur wistar terbagi dua kelompok secara random, K-I(pakan standar, aquades, otaksapi, ekstrak labu siam 1,53g) dan K-II ( pakan standar, aquades, otak sapi, jus labu siam 1,8ml). Pemberian otaksapi, ekstrak dan jus labusiam personde duakali sehari. Pemeriksaan kadar kolesterol dilakukan pada harike 15 setelah dipuasakan. Data dianalisis dengan uji Mann Whitney.
Hasil kadar kolesterol menunjukkan K-I 52,448mg/dl, K-II 73,825mg/dl. UjiMann Whitneypada K-I dan K-II p < 0, 05 maknanya ada perbedaan kadar kolesterol yang signifikan..
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan kolesterol darah tikus jantangalur wistar yang diberi ekstrak labusiam dan tikus jantangalurwistar yang diberi juslabusiam.
Katakunci: ekstrak labu siam, jus labu siam, kolesterol, tikus putih jantangalur wistar
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
