AKTIVITAS ANTIDIARE EKSTRAKETANOLIK BIJI CARICA(Carica pubescens) PADA MENCIT JANTAN GALUR Swiss webster YANG DIINDUKSI CASTOR OIL (Oleum ricini) SECARA INVIVO

Susanti, Maynia (2017) AKTIVITAS ANTIDIARE EKSTRAKETANOLIK BIJI CARICA(Carica pubescens) PADA MENCIT JANTAN GALUR Swiss webster YANG DIINDUKSI CASTOR OIL (Oleum ricini) SECARA INVIVO. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK_1.pdf

Download (92kB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER_1.pdf

Download (661kB) | Preview
[img]
Preview
Text
PUBLIKASI_1.pdf

Download (255kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI_1.pdf

Download (123kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I_1.pdf

Download (240kB) | Preview
[img] Text
BAB II_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (321kB)
[img] Text
BAB III_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (230kB)
[img] Text
BAB V_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (90kB)
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA_1.pdf

Download (185kB) | Preview
[img] Text
BAB IV_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (461kB)

Abstract

Diare merupakan salah satu morbiditas dan mortalitas di Indonesia.Biji Carica mengandung flavonoid menjadi alternatif antidiare. Tujuan penelitian adalah mengetahui apakah ekstrak etanolik biji carica memiliki efek antidiare pada mencit jantan ditinjau dari saat mulai terjadinya diare, rentang waktu diare, frekuensi diare, berat feses, diameter serapan airdan konsistensi feses. Rancangan penelitian adalahposttest only control group design. Penelitian menggunakan30 mencit jantan Swiss webster dibagi 6 kelompok. Setiap kelompok diinduksi castor oil 0,75 ml. Kontrol negatif diberi CMC Na 0,25 ml, kontrol positif diberi loperamid HCl 0,01 mg dan kelompok perlakuan diberikan dosis tunggal 700mg/Kg BB, 800mg/Kg BB, 900mg/Kg BB dan 1000mg/Kg BB. Pengamatan dilakukan 5 jam. Analisa data saat mulai diare, frekuensi diare dan diameter serapan fases menggunakan one way anova dilanjutkan post hoc. Analisa data rentang waktu diare, berat feses dan konsistensi feses menggunakan Kruskal Wallis dilanjutkan Mann Whitney. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa saat mulai terjadinya diare dan frekuensi diare berbeda signifikan antarkontrol negatif dengan dosis 700 mg/Kg BB, 800 mg/Kg BB, 900 mg/Kg BB, 1000 mg/Kg BB dan kontrol positif(p<0,05), namun tidak berbeda signifikan antara dosis 700 mg/Kg BB, 800 mg/Kg BB, 900 mg/Kg BB, 1000 mg/Kg BB, kontrol positif(p>0,05). Rentang waktu diare, berat fases, diameter serapan feses dan konsistensi feses tidak berbedasignifikan antar kelompok(p>0,05). Biji caricaterbukti memiliki aktivitas antidiare ditinjau parameter frekuensi diaredosis efektif 700 mg/Kg BB, namun tidak memiliki aktivitas antidiare parameter saat mulai diare, rentang waktu diare, berat feses, diameter serapan air dan konsistensi feses. Kata kunci : Diare, Flavonoid, Ekstrak biji Carica, posttest only control group design

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Farmasi
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 24 Nov 2017 02:11
Last Modified: 24 Nov 2017 02:11
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/7452

Actions (login required)

View Item View Item