PENGARUH FAKTOR MONITORING DAN EVALUASI SISTEM DOTS TERHADAP KESEMBUHAN PASIEN TB PARU Studi Observasional Analitik Pasien Balai Kesehatan Paru Wilayah Semarang Periode Januari 2013 – Juni 2014

Prasetyo, Adzana Yasadhy Hangga (2015) PENGARUH FAKTOR MONITORING DAN EVALUASI SISTEM DOTS TERHADAP KESEMBUHAN PASIEN TB PARU Studi Observasional Analitik Pasien Balai Kesehatan Paru Wilayah Semarang Periode Januari 2013 – Juni 2014. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
KTI_Adzana Yasadhy Hangga Prasetyo_012116308_Cover.pdf

Download (96kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KTI_Adzana Yasadhy Hangga Prasetyo_012116308_Daftar Isi.pdf

Download (13kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KTI_Adzana Yasadhy Hangga Prasetyo_012116308_Intisari.pdf

Download (7kB) | Preview

Abstract

Kesembuhan pasien TB paru masih menjadi masalah dengan prevalensi 281 kasus per 100.000 penduduk. Salah satu upaya penanggulangannya yaitu dengan menerapkan sistem DOTS.Monitoring dan evaluasi merupakan salah satu elemen sistem DOTS yang menilai keberhasilan program penanggulangan TB. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kesembuhan pasien TB paruyaitusarana pelayanan kesehatan, kualitas data yang dikumpulkan di pelayanan kesehatan, pengobatan tidak teratur dan kombinasi obat yang tidak lengkap di masa lalu sehingga timbul suatu resisten kekebalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor monitoring dan evaluasi sistem DOTS terhadap kesembuhan pasien TB paru. Penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional ini dilakukan di Balai Kesehatan Paru Masyarakat Wilayah Semarang. Pengambilan data sekunder dilakukan dengan melihat form TB Nasional 03 dari bulan Januari 2013 sampai Juni 2014 yang berobat di Balai Kesehatan Paru Masyarakat dengan jumlah sampel 294. Pasien kasus baru dengan BTA positif dan BTA negatif, kesembuhan dilihat dengan sembuh atau tidak sembuh. Untuk pengujian hipotesis digunakan ujiFisher exact. Dan dilihat Coefficient Contingency untuk mengetahui keeratan pengaruh dari kedua variabel. Hasil uji Fisher exactmonitoring dan evaluasi didapatkan hasil p = 0,000 , karena pada p < 0,05 maka H0 ditolak danH1 diterima.Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan. Kemudian dilanjut dengan uji statistik coefficient contingencyuntuk mencari keeratan pengaruh, diperoleh nilai koefisien kontingensi sebesar 0,204 yang menunjukkan hubungan rendah. Kesimpulan dari penelitian adalah terdapat hubungan yang signifikan antara monitoring dan evaluasi terhadap kesembuhan pasien TB paru. Kata kunci :Monitoring, Kesembuhan, TB paru

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 04 Aug 2015 03:20
Last Modified: 04 Aug 2015 03:20
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/74

Actions (login required)

View Item View Item