PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK TERUNG UNGU (Solanum melongena L.) TERHADAP KADAR HORMON TESTOSTERON - Studi Eksperimental pada Tikus Jantan Dewasa Galur Wistar (Rattus novergicus)

Fatharani, Lukman Faishal (2016) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK TERUNG UNGU (Solanum melongena L.) TERHADAP KADAR HORMON TESTOSTERON - Studi Eksperimental pada Tikus Jantan Dewasa Galur Wistar (Rattus novergicus). Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img] Text
BAB III_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (146kB)
[img] Text
BAB II_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (651kB)
[img] Text
BAB IV_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (127kB)
[img] Text
BAB V_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6kB)
[img]
Preview
Text
BAB I_1.pdf

Download (110kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK_1.pdf

Download (63kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI_1.pdf

Download (136kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA_1.pdf

Download (132kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Publikasi.pdf

Download (77kB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER_1.pdf

Download (643kB) | Preview

Abstract

Terung ungu (Solanum melongena L.) merupakan salah satu tanaman yang mengandung senyawa alkaloid berupa solasodin yang diduga mampu mempengaruhi kadar hormon testosteron, namun penelitian tentang ekstrak terung ungu (Solanum melongena L.) berpengaruh terhadapa kadar hormon testosteron masih memiliki hasil yang kontroversi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak terung ungu (Solanum melongena L.) terhadap kadar hormon testosteron. Penelitian eksperimental dengan rancangan post test only control group design ini menggunakan jumlah sampel 28 ekor tikus jantan galur wistar yang dibagi menjadi 4 kelompok, Kelompok kontrol (KK), P1 (dosis 35,124 mg/200grBB/hari ), P2 (dosis 70, 248 mg/200grBB/hari) dan P3 (105,372 mg/200grBB/hari) yang dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dilanjutkan dengan Uji Mann Whitney. Hasil penelitian ini didapat rerata kadar hormon testosteron KK=5.15 ng/mL, P1=7.523 ng/mL, P2=5.85 ng/mL, P3=6.47 ng/mL, kemudian data tersebut dianalisis menggunakan uji Normalitas dan uji Homogenitas. Kedua uji tersebut didapatkan hasil berdistribusi normal namun tidak homogen sehingga dilanjutkan dengan uji Kruskal-Wallis dan uji Mann Whitney menunjukkan hasil adanya perbedaan signifikan antar kelompok (p<0,05). Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ekstrak terung ungu (Solanum melongena L.) berpengaruh terhadap kadar hormon testosteron. Kata Kunci : kontrasepsi alami, kadar hormon testosteron, ekstrak terung ungu

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 08 Dec 2016 07:32
Last Modified: 08 Dec 2016 07:32
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/5998

Actions (login required)

View Item View Item