PENGARUHKAROTENOID DROP EKSTRAK KULIT PISANG AMBON(Musa paradisiaca var sapientum)TERHADAP HISTOPATOLOGI TUBULUS PROKSIMAL GINJAL - Studi Eksperimental pada Kelinci (Oryctolagus cuniculus) Jantan Galur New Zealand

Ashar, Dita Ferwina Utari (2016) PENGARUHKAROTENOID DROP EKSTRAK KULIT PISANG AMBON(Musa paradisiaca var sapientum)TERHADAP HISTOPATOLOGI TUBULUS PROKSIMAL GINJAL - Studi Eksperimental pada Kelinci (Oryctolagus cuniculus) Jantan Galur New Zealand. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
cover_1.pdf

Download (409kB) | Preview
[img]
Preview
Text
abstrak_1.pdf

Download (402kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar isi_1.pdf

Download (415kB) | Preview
[img] Text
bab II_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (454kB)
[img] Text
bab III_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (422kB)
[img] Text
bab I_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (411kB)
[img] Text
bab IV_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (418kB)
[img]
Preview
Text
daftar pustaka_1.pdf

Download (418kB) | Preview
[img] Text
bab V_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (401kB)

Abstract

Kulit pisang ambon (Musa paradisiacavar sapientum) merupakan salah satu provitamin A yang dapat menjadi solusi untuk mengatasi masalah Kekurangan Vitamin A (KVA) pada balita. Kulit pisang ambon memiliki banyak manfaat yaitu sebagai antioksidan, anti bakteri (Staphylococcus sp. dan Pseudomonas sp.) serta imunostimulan. Kulit pisang ambon mengandung pigmen karotenoid yang memiliki potensi pro vitamin A alami bagi tubuh yang terdiri dari tiga jenis pigmen xantofil, β-karoten, dan zeaxantin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karotenoid drop ekstrak kulit pisang ambon dan β-karoten murni drop terhadap gambaran histopatologi tubulus proksimal ginjal kelinci jantan galur NewZealand. Penelitian eksperimental dengan rancangan post - test only group design ini menggunakan kelinci jantan galur New Zealand, sampel 12 ekor dibagi 2 kelompok, masing – masing kelompok 6 ekor kelinci sebanyak 5 ml/ekor/hari selama 7 hari secara random. K-1 diberi karotenoid drop ekstrak kulit pisang ambon selama 7 hari, K- II diberi β-karoten murni drop selama 7 hari. Hasil rerata jumlah skor sel epitel tubulus proksimal ginjal pada kelompok karotenoid drop ekstrak kulit pisang ambon sebesar 3,67 ± 0,52 dan β-karoten murni drop sebesar 3,33 ± 0,82. Hasil uji Mann-Whitney diperoleh p = 0,46 (p>0,05). Kesimpulan penelitian adalah karotenoid drop ekstrak kulit pisang ambon berpengaruh terhadap histopatologi tubulus proksimal ginjal tapi tidak signifikan. Kata kunci: kulit pisang ambon, karotenoid, β-karoten murni,tubulus proksimal ginjal

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 20 Sep 2016 07:05
Last Modified: 20 Sep 2016 07:05
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/5204

Actions (login required)

View Item View Item