PENGARUH EKSTRAK BIJI JINTAN HITAM (Nigella sativa Linn) TERHADAP JUMLAH TROMBOSIT - Studi Eksperimental pada Tikus Jantan Galur Wistar yang Diinfeksi oleh Staphylococcus aureus

Putra, L’Deo Dwi Insani Efil (2016) PENGARUH EKSTRAK BIJI JINTAN HITAM (Nigella sativa Linn) TERHADAP JUMLAH TROMBOSIT - Studi Eksperimental pada Tikus Jantan Galur Wistar yang Diinfeksi oleh Staphylococcus aureus. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK_1.pdf

Download (171kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI_1.pdf

Download (202kB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER_1.pdf

Download (898kB) | Preview
[img] Text
BAB I_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (241kB)
[img] Text
BAB III_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (269kB)
[img] Text
BAB IV_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (191kB)
[img] Text
BAB II_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (455kB)
[img] Text
BAB V_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (90kB)
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA_1.pdf

Download (273kB) | Preview

Abstract

Ekstrak Nigella sativa memiliki kandungan senyawa Thymoquinon, Zn dan Cu. Beberapa penelitian menyatakan bahwa ekstrak Nigella sativa sebagai anti inflamasi yang diperantarai senyawa-senyawa tersebut. Thymoquinon dapat menurunkan agregasi platelet dengan cara menghambat jalur siklooksigenase dan lipooksigenase, disisi lain Thymoquinon juga mampu meningkatkan fungsi PMN dan menstimulasi sitokin MAF yang dapat merangsang sumsum tulang untuk melakukan regulasi hemopoesis. Zn dan Cu termasuk bahan pembentuk darah, Zn memiliki fungsi pada replikasi fibroblas, sintesis kolagen, serta mengikat silang kolagen dalam proses homeostasis. Penelitian eksperimental rancangan post test only control group design menggunakan tikus putih galur wistar, dibagi dalam 5 kelompok secara random, masing–masing kelompok terdapat 6 ekor tikus, yaitu K1(normal), K2(kontrol negatif), K3(Ekstrak Nigella sativa 2x25 µL/hari), K4(Ekstrak Nigella sativa 2x50 µL/hari), dan K5(Ekstrak Nigella sativa 2x75 µL/hari). Perlakuan dilakukan selama 15 hari. Hari ke 16 tikus putih galur wistar diambil darahnya dan dihitung jumlah Trombosit dengan Hematology Analyzer® dan dianalisa dengan One Way Anova. Rata-rata jumlah trombosit pada K1: 321,1 ± 3,7 x10³/mm³, K2: 97,1 ± 4,0 x10³/mm³, K3: 224,3 ± 1,5 x10³/mm³, K4: 285,8 ± 4,7 x10³/mm³, dan K5: 307,5 ± 4,7 x10³/mm³. Uji normalitas data dengan Shapiro Wilk test menunjukkan perolehan nilai p> 0,05 menunjukkan semua kelompok berdistribusi normal. Uji homogenitas data dengan Levene Test didapatkan p> 0,05 menunjukkan varian dari jumlah trombosit pada kelima kelompok adalah homogen. Uji Post Hoc menunjukkan perbedaan bermakna antara semua kelompok. Dari data tersebut disimpulkan bahwa pemberian ekstrak Nigella sativa 2x75 µL/hari meningkatkan jumlah trombosit pada tikus putih galur wistar yang diinfeksi oleh Staphylococcus aureus. Kata Kunci : ekstrak Nigella sativa, jumlah trombosit, Staphylococcus aureus.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 20 Sep 2016 07:04
Last Modified: 20 Sep 2016 07:04
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/5189

Actions (login required)

View Item View Item