KORELASI KEJADIANRHINITIS ALERGI DENGAN KEJADIAN SINUSITIS DI RSU DR. SLAMETGARUT TAHUN 2014

Hermawati, Hesti (2016) KORELASI KEJADIANRHINITIS ALERGI DENGAN KEJADIAN SINUSITIS DI RSU DR. SLAMETGARUT TAHUN 2014. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
abstrak_1.pdf

Download (95kB) | Preview
[img]
Preview
Text
cover_1.pdf

Download (564kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar isi_1.pdf

Download (185kB) | Preview
[img] Text
bab I_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (101kB)
[img] Text
bab II_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (164kB)
[img] Text
bab III_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (236kB)
[img] Text
bab IV_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (184kB)
[img] Text
bab V_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (95kB)
[img]
Preview
Text
daftar pustaka_1.pdf

Download (102kB) | Preview

Abstract

Sinusitis merupakan penyakit yang berhubungan erat dengan rhinitis terutama rhinitis yang berlangsung kronik. Rhinitis alergi merupakan reaksi alergi pada hidung yang terpapar alergen menimbulkan gejala bersin, rhinore dan hidung tersumbat karena edema pada mukosa hidung sehingga terjadi obstruksi KOM menyebabkan terjadinya sinusitis. Gejala rhinitis alergi berlangsung kronik yang dapat dicetuskan oleh suhu lingkungan yang dingin. Kabupaten Garut memiliki iklim suhu dingin berkisar antara 240C-270C. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi kejadian rhinitis alergi yang dicetuskan oleh suhu dingin dengan kejadian sinusitis di kota Garut. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan rancangan case control menggunakan data rekam medik penderita rhinitis alergi dan penderita rhinitis non alergi di poli THT-KL RSU dr. Slamet Garut Tahun 2014. Terdapat 29 sampel untuk kelompok kasus rhinitis alergi dan 29 sampel kasus rhinitis non alergi. Dari 58 sampel kelompok kasus, terdapat 22 (37.9%) kasus kejadian rhinitis alergi mengalami kejadian sinusitis dan 7 (12.1%) kasus kejadian rhinitis alergi tidak mengalami kejadian sinusitis. Sedangkan pada 29 sampel kasus rhinitis non alergi terdapat 14 (24.1%) kasus mengalami kejadian sinusitis dan 15 (25.9 %) kasus tidak mengalami kejadian sinusitis. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji chi square dengan hasil signifikan (p=0.03). Analisis korelasi dengan coeficient contingency didapatkan hasil korelasi rendah (p=0.30) Data tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi antara kejadian rhinitis alergi dengan kejadian sinusitis di poli THT-KL RSU dr. Slamet Garut Tahun 2014 dengan kekuatan korelasi rendah. Kata kunci : rhinitis alergi, rhinitis non alergi, sinusitis

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 20 Sep 2016 07:03
Last Modified: 20 Sep 2016 07:03
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/5185

Actions (login required)

View Item View Item