HUBUNGAN ANTARA ONSET DENGAN DERAJAT KECACATANKUSTA (MORBUS HANSEN, LEPRA) - Studi Observasional terhadap Penderita Kusta di Rumah Sakit Kusta Donorojo Jepara Periode Oktober – Desember 2015

Handayani, Laily (2016) HUBUNGAN ANTARA ONSET DENGAN DERAJAT KECACATANKUSTA (MORBUS HANSEN, LEPRA) - Studi Observasional terhadap Penderita Kusta di Rumah Sakit Kusta Donorojo Jepara Periode Oktober – Desember 2015. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK_1.pdf

Download (7kB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER_1.pdf

Download (577kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI_1.pdf

Download (138kB) | Preview
[img] Text
BAB I_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (17kB)
[img] Text
BAB II_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (298kB)
[img] Text
BAB III_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (179kB)
[img] Text
BAB IV_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (111kB)
[img] Text
BAB V_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7kB)
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA_1.pdf

Download (73kB) | Preview

Abstract

Kusta (Morbus Hansen/Lepra) adalah penyakit granulomatosa yang memiliki efek pada kulit dan saraf yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae.Infeksi kusta dapat diobati dengan MDT (Multy Drug Therapy), tetapi reaksi imunologi dan neuropathy bisa terjadi dan mengakibatkan kecacatan dan deformitas.Salah satu faktor risiko dari derajat kecacatan kusta adalah onset.Sampai saat ini masih banyak penderita kusta yang memeriksakan dirinya ke dokter setelah terjadi kecacatan, sementara kusta dapat diobati sedini mungkin untuk mencegah kecacatan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara onset dengan derajat kecacatan kusta. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional menggunakan data primer hasil wawancara dan pengukuran indeks massa tubuh serta data sekunder rekam medik penderita kusta di Rumah Sakit Kusta Donorojo Jepara periode Oktober-Desember 2015. Terpilih 71 penderita yang sesuai. Dari 71 penderita, 17 penderita memiliki onset tidak lama dengan 15 penderita tidak cacat, 2 cacat sedang, dan tidak ada yang cacat berat. Pada onset lama, terdapat 2 penderita tidak cacat, 8 cacat sedang, dan 3 cacat berat.Pada onset sangat lama, 1 penderita tidak cacat, 3 cacat sedang, dan 37 cacat berat. Data dianalisis dengan uji korelasi Spearman, hasilnya signifikan ( p = 0,000 ) dengan kekuatan korelasi sangan kuat ( r = 0,853 ). Data hasil tersebut disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara onset dengan derajat kecacatan kusta. Kata kunci : Derajat kecacatan kusta, onset

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 15 Sep 2016 01:13
Last Modified: 15 Sep 2016 01:13
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/5024

Actions (login required)

View Item View Item