EFEK EKSTRAK BUAH KEPEL (Stelechocorpus burahol) TERHADAP TEBAL ENDOMETRIUM Study Eksperimental pada Mencit Galur Balb/C Hamil

Rahmah, Dini Amelia (2015) EFEK EKSTRAK BUAH KEPEL (Stelechocorpus burahol) TERHADAP TEBAL ENDOMETRIUM Study Eksperimental pada Mencit Galur Balb/C Hamil. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
KTI DINI AMELIA RAHMAH _012106130__Cover.pdf

Download (139kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KTI DINI AMELIA RAHMAH _012106130__Daftar Isi.pdf

Download (642kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KTI DINI AMELIA RAHMAH _012106130__Intisari.pdf

Download (657kB) | Preview

Abstract

Kandungan kepel (Stelecocarpus burahol) diduga memiliki efek antiimplantasi berdasarkan tebal endometrium. Sebagai fitoestrogen, isoflavonoid yang memiliki kemampuan pada reseptor estrogen endogen, bekerja berdasarkan efek sitotoksik yang akan menggangu pada sel ovum sehingga sintesis hormon progesteron dan estrogen terganggu pada pembentukan lapisan dinding endometrium dan miometrium dan menjadi tipis. Penelitian eksperimental post test only control group design dilakukan pada 20 ekor mencit betina selama 29 hari. Pemberian ekstrak buah kepel (EBK) sejak 10 hari sebelum dikawinkan sampai hari ke-19 kehamilan dengan 3 dosis bertingkat yaitu 0,65mg/ekor/hari, 1,3mg/ekor/hari, dan 2,6mg/ekor/hari. Pada hari ke-19 kehamilan mencit di lakukan histerektomi uterus dan dibuat preparat uterus dengan pengecatan Hematoksilin Eosin (HE). Ketebalan endometriun diukur menggunakan mikroskop dengan mikrometer perbesaran 100 . Hasil uji EBK 0,65mg/ekor/hari, EBK 2,6mg/ekor/hari memiliki distribusi normal (p>0,05) dan EBK 1,3mg/ekor/hari tidak berdistribusi normal (p<0,05). Hasil homogenitas data memiliki varian homogen (p>0,05). Tebal endometrium pada mencit yang tidak diberi estrak buah kepel (EBK) adalah 584,86 μm, pada mencit yang diberi ekstrak buah kepel (EBK) dengan dosis 0,65 mg/ekor/hari, dosis 1,3 mg/ekor/hari, dan dosis 2,6 mg/ekor/hari tebal endometrium masing-masing sebesar 841,68 μm, 659,72 μm, dan 624,1 μm. Hasil uji menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada tebal endometrium antara kelompok yang diberi ekstrak buah kepel (EBK). Kata kunci: Ekstrak buah kepel, antiimplantasi, tebal endometrium.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 03 Aug 2015 07:58
Last Modified: 03 Aug 2015 07:58
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/50

Actions (login required)

View Item View Item