HUBUNGAN PREEKLAMPSIA DAN EKLAMPSIA DENGAN SINDROMA HELLP PARSIAL - Studi Analitik Observasional di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Periode Agustus 2010 – Agustus 2015

Permatasari, Cyntia (2016) HUBUNGAN PREEKLAMPSIA DAN EKLAMPSIA DENGAN SINDROMA HELLP PARSIAL - Studi Analitik Observasional di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Periode Agustus 2010 – Agustus 2015. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
COVER_1.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK_1.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI_1.pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text
BAB I_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
BAB II_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
BAB III_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
BAB IV_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
BAB V_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA_1.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Penelitian Gulseren menunjukkan bahwa insiden sindroma HELLP pada preeklampsia sebanyak 1,45% dan dari eklampsia sebanyak 10,71%. Penelitian lain menunjukkan bahwa insiden sindroma HELLP pada preeklampsia berat sebesar 12% dan eklampsia 34,6%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan preeklampsia dan eklampsia dengan sindroma HELLP Parsial. Studi Observasional analitik dengan rancangan cross sectional dengan 153 sampel yang ada di data rekam medis Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Data sampel merupakan pasien dengan preeklampsia dan eklampsia yang didiagnosis oleh dokter kandungan di Rumah Sakit Islam Sultan Agung periode Agustus 2010 sampai Agustus 2015. Pasien preeklampsia sebanyak 141 sampel dengan 140 sampel preeklampsia berat dan 1 sampel preeklampsia ringan dan 12 pasien mengalami eklampsia. Didapatkan 29 pasien mengalami sindroma HELLP Parsial. Hasil nilai p=0,002 (p<0,05) menunjukkan bahwa ada hubungan antara preeklampsia dan eklampsia dengan sindroma HELLP Parsial. Dengan keeratan hubungan lemah (0,275) berdasarkan uji koefisien kontigensi. Rasio prevalensi menunjukkan bahwa eklampsia 3,065 kali lebih beresiko dibandingkan preeklampsia untuk terjadinya sindroma HELLP Parsial. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara preeklampsia dan eklampsia dengan sindroma HELLP Parsial. Kata kunci : preeklampsia, eklampsia, sindroma HELLP parsial

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 08 Sep 2016 03:42
Last Modified: 08 Sep 2016 03:42
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/4948

Actions (login required)

View Item View Item