PENGARUH EKSTRAK TEH HIJAU (Camellia sinensis L.) TERHADAP MOTILITAS SPERMATOZOA - Studi Eksperimental pada Mencit Jantan Strain Balb/Cyang diinduksi Aloksan

Bioladwiko, Bioladwiko (2016) PENGARUH EKSTRAK TEH HIJAU (Camellia sinensis L.) TERHADAP MOTILITAS SPERMATOZOA - Studi Eksperimental pada Mencit Jantan Strain Balb/Cyang diinduksi Aloksan. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
abstrak_1.pdf

Download (7kB) | Preview
[img]
Preview
Text
cover_1.pdf

Download (339kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar isi_1.pdf

Download (18kB) | Preview
[img] Text
bab I_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (16kB)
[img] Text
bab II_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (160kB)
[img] Text
bab III_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (230kB)
[img] Text
bab IV_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (105kB)
[img] Text
bab V_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (8kB)
[img]
Preview
Text
daftar pustaka_1.pdf

Download (119kB) | Preview

Abstract

Infertilitas merupakan suatu kegagalan dalam memiliki keturunan yang dihadapi oleh pasangan yang telah menikah. Salah satu penyebab infertilitas adalah peningkatan kadar radikal bebas pada penderita diabetes melitus. Kondisi hiperglikemi pada Diabetes Melitusmemicu terbentuknya stres oksidatif yang menyebabkan penurunan motilitas spermatozoa. Penelitian mengenai manfaat teh hijau sudah banyak dilakukan, namun belum ada penelitian yang membahas pengaruh teh hijau terhadap motilitas spermatozoa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak teh hijau terhadap motilitas spermatozoa mencit yang diinduksi aloksan. Penelitian eksperimental inimenggunakan rancangan Post test only control group design dilakukan selama 35 hari dengan sampel25 ekormencit jantan strain Balb/C yang dibagi 5 kelompok secara random. Kelompok K(+) diberi pakan minum standar, kelompok K(-) diberi pakan minum standart danaloksan 125mg/KgBB, kelompok P1, P2, P3 diberi pakan minum standart, aloksan 125 mg/KgBB dan ekstrak teh hijau dengan dosis P1= 14 mg/ml/hari; P2 = 28 mg/ml/hari; P3 = 56 mg/ml/hari. Reratamotilitasspermatozoa dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis Test dilanjutkan uji bedaMan-Whitney Test. Penelitian diperoleh rerata motilitas spermatozoa K(+) = 30 ; K(-) = 1,3 ; P1 = 34 ; P2 = 45,3 ; P3 = 40,6. Hasil uji rerata denganKruskal-Wallis Test menunjukan perbedaan bermaknamotilitas spermatozoa (P=0.022).UjiMan-Whitney Test motilitas spermatozoa menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0,05) antara kelompok K(+) dengan K(-), K(-) dengan P1, P2 dan P3. Pemberian ekstrak teh hijau berpengaruh terhadap motilitas spermatozoa mencit yang diinduksi aloksan.Pemberian ekstrak teh hijau (Camellia sinensis L.) dosis 14 mg/ml merupakan dosisefektif karena mampu meningkatkan motilitas spermatozoamencit setara dengan kontrol positif. Kata Kunci: Teh Hijau, Aloksan, Motilitas Spermatozoa

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 08 Sep 2016 02:45
Last Modified: 08 Sep 2016 02:45
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/4946

Actions (login required)

View Item View Item