PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KULIT BUAH DELIMA MERAH (Punica granatum L.) TERHADAP MORFOLOGI SPERMATOZOA (Studi Eksperimental Pada Tikus Putih Jantan (Rattus novergicus) yang Dipapar Obat Nyamuk Bakar)

Saputro, Anantyo Ari (2016) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KULIT BUAH DELIMA MERAH (Punica granatum L.) TERHADAP MORFOLOGI SPERMATOZOA (Studi Eksperimental Pada Tikus Putih Jantan (Rattus novergicus) yang Dipapar Obat Nyamuk Bakar). Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
Abstrak_1.pdf

Download (571kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Cover_1.pdf

Download (575kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi_1.pdf

Download (578kB) | Preview
[img] Text
BAB I_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (578kB)
[img] Text
BAB IV_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (753kB)
[img] Text
BAB III_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (741kB)
[img] Text
BAB V_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (716kB)
[img] Text
BAB II_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (706kB)
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka_1.pdf

Download (733kB) | Preview

Abstract

Obat nyamuk bakar merupakan salah satu sumber penyebab radikal bebas yang diduga berhubungan dengan kualitas sperma. Penggunaan antioksidan berupa ekstrak kulit buah delima merah diduga berperan dalam menangkal radikal bebas oleh obat nyamuk bakar, namun penelitian tentang ekstrak kulit buah delima merah terhadap kualitas spermatozoa belum pernah dilaporkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kulit buah delima merah terhadap morfologi spermatozoa tikus yang dipapar obat nyamuk bakar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental post test only control group design. Sampel penelitian adalah 30 ekor tikus putih jantan yang dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu kelompok dosis 100mg, dosis 200mg, dan dosis 400mg yang dipapar obat nyamuk bakar dan diberi ekstrak kulit buah delima merah masing-masing 100 mg/kg BB, 200 mg/kg BB, dan 400 mg/kg BB, kelompok terpapar yang hanya dipapar obat nyamuk bakar, dan kelompok kontrol yang tidak diberi perlakuan. Pada akhir penelitian tikus diterminasi dan dilakukan pengamatan morfologi. Rerata morfologi spermatozoa kelompok kontrol, terpapar, dosis 100mg, dosis 200mg, dan dosis 400mg masing-masing adalah 92%; 64,60%; 71,80%; 86,40%, dan 87,60%. Hasil uji Mann Whitney menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna (p < 0,05) pada kelompok kotrol dengan kelompok terpapar, kelompok terpapar dengan kelompok dosis 200mg, dan kelompok terpapar dengan kelompok dosis 400mg. Kesimpulan penelitian terdapat pengaruh pemberian ekstrak kulit buah delima merah terhadap morfologi spermatozoa tikus yang dipapar obat nyamuk bakar. Kata kunci: Antioksidan, Punica granatum L, ekstrak kulit buah delima merah, ROS.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 08 Sep 2016 02:40
Last Modified: 08 Sep 2016 02:40
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/4873

Actions (login required)

View Item View Item