PENGARUH EKSTRAK ETANOL KULIT UMBI BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL DARAH PADA TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR DIABETES MELLITUS

Izza, Iffa Kholishotul (2016) PENGARUH EKSTRAK ETANOL KULIT UMBI BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL DARAH PADA TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR DIABETES MELLITUS. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
cover_1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
bab I_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
bab IV_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
bab II_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
daftar isi_1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
bab III_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
abstrak_1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar pustaka_1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
bab V_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Diabetes mellitus (DM) adalah gangguan metabolisme dikarakterisasi oleh hiperglikemia. Penderita dengan kadar gula darah tinggi akan mengalami gangguan metabolisme lemak, salah satunya peningkatan kadar kolesterol. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa saponin, flavonoid, alkaloid dapat menurunkan kadar kolesterol total darah. Kulit umbi bawang putih mengandung senyawa yang dapat menurunkan kadar kolesterol total darah pada diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol kulit umbi bawang putih (Allium sativum L.) terhadap kadar kolesterol total darah pada tikus putih jantan galur wistar diabetes mellitus. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan penelitian posttest only randomized control group design. Penelitian ini menggunakan tikus putih jantan galur wistar 25 ekor terdiri dari lima kelompok yaitu kelompok I adalah normal, kelompok II adalah induksi aloksan 160 mg/kg BB, kelompok III adalah induksi aloksan dan ekstrak dosis 200 mg/ 200 g BB, Kelompok IV adalah induksi aloksan dan ekstrak dosis 400 mg/ 200 g BB, Kelompok V adalah induksi aloksan dan ekstrak dosis 800 mg/ 200 g BB, pemberian ekstrak dilakukan selama 14 hari. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah kruskal-wallis dengan Mann-Whitney. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok induksi aloksan dengan kelompok normal, ekstrak etanol 70% kulit umbi bawang putih dosis 200 mg/ 200 g BB, 400 mg/ 200 g BB, dan 800 mg/ 200 g BB menunjukkan perbedaan signifikan dengan kelompok induksi aloksan dan kelompok normal. Kesimpulan yang diambil bahwa ekstrak etanol kulit umbi bawang putih untuk semua dosis menurunkan kadar kolesterol total darah. Kata Kunci : Kolesterol, diabetes mellitus, kulit umbi bawang putih

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Farmasi
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 08 Sep 2016 02:36
Last Modified: 08 Sep 2016 02:36
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/4802

Actions (login required)

View Item View Item