PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI EKSTRAK SARANG SEMUT (Myrmecodia pedens) DAN METHOTREKSAT TERHADAP DIFERENSIASI SEL PADA ADENOCARSINOMA MAMMAE Studi Eksperimental pada Mencit C3H yang Diinokulasi Sel Adenocarsinoma Mammae

Setyabudi, Agung Andre (2015) PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI EKSTRAK SARANG SEMUT (Myrmecodia pedens) DAN METHOTREKSAT TERHADAP DIFERENSIASI SEL PADA ADENOCARSINOMA MAMMAE Studi Eksperimental pada Mencit C3H yang Diinokulasi Sel Adenocarsinoma Mammae. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
KTI AGUNG ANDRE SETYABUDI _012106071_Cover.pdf

Download (139kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KTI AGUNG ANDRE SETYABUDI _012106071_Daftar Isi.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
KTI AGUNG ANDRE SETYABUDI _012106071_Intisari.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Sarang semut diketahui mengandung beberapa senyawa-senyawa kimia dari golongan flavonoid dan tanin. Flavonoid merupakan senyawa bahan alam dari senyawa fenolik yang berfungsi sebagai antioksidan sehingga sangat baik untuk pencegahan kanker. Methotrexate sering digunakan sebagai obat kemoterapi antikanker. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian ekstrak sarang semut dan methotreksat terhadap diferensiasi sel adenocarsinoma mammae. Penelitian eksperimental dengan rancangan post test only control group design. Sample penelitian adalah 24 ekor mencit galur C3H yang dibagi menjadi 4 kelompok secara random, tiap kelompok terdiri dari 6 ekor mencit galur C3H yang telah tumbuh tumor. K1, sebagai kelompok kontrol. K2, diberi ekstrak sarang semut 4 mg/hari dan methotreksat 0,13 mg/7 hari. K3, diberi ekstrak sarang semut 8 mg/hari dan methotreksat 0,13 mg/7 hari. K4, diberi ekstrak sarang semut 16 mg/hari dan methotreksat 0,13 mg/7 hari. Setelah 21 hari perlakuan, dibuat preparat histologi dan dinilai diferensiasi sel tiap kelompok lalu dilakukan uji kruskal wallis dan mann whitney. Pada uji kruskal wallis didapatkan nilai p = 0,020 yang berarti ada beda minimal 2 kelompok. Kemudian pada uji mann-whitney antara K1 dengan K3 (p= 0,019), K1 dengan K4 (p= 0,019) menunjukan ada beda antar kelompok tersebut. Sedangkan uji mann-whitney pada kelompok lain tidak menunjukan beda yang signifikan. Kesimpulan penelitian ini adalah ekstrak sarang semut dan methotreksat berpengaruh terhadap diferensiasi sel kanker payudara. Kata kunci :Sarang semut, Methotreksat, Adenokarsinoma mammae

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 03 Aug 2015 06:58
Last Modified: 03 Aug 2015 06:58
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/41

Actions (login required)

View Item View Item