KURNIAWAN, NICO THEO (2024) ANALISA YURIDIS AKIBAT HUKUM PERSEROAN TERBATAS YANG MEMPEROLEH PUTUSAN PAILIT (Studi Kasus Putusan Perkara Nomor 49/Pdt.Sus-PKPU/2023/ PN Niaga Mdn). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
![]() |
Text
Magister Ilmu Hukum_20302300455_fullpdf.pdf Download (1MB) |
![]() |
Text
Magister Ilmu Hukum_20302300455_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (51kB) |
Abstract
Sebagai negara yang sedang berkembang, Indonesia memiliki keinginan yang kuat untuk melaksanakan pembangunan, terutama di bidang perekonomian. Namun, keinginan ini sering kali tidak didukung oleh kecukupan sumber pembiayaan dalam negeri. Akibatnya, sumber pembiayaan harus dicari dari luar negeri. Dalam mengupayakan sumber-sumber dana tersebut, Pemerintah Indonesia banyak mengeluarkan kebijakan di bidang ekonomi dan bisnis. Kebijakan-kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi dan menghapus berbagai peraturan yang menghambat, membatasi, serta memperkecil campur tangan pemerintah yang berlebihan di bidang ekonomi dan bisnis. Tujuan penelitian dalam penelitian ini: 1. Untuk mengetahui, menganalisis Akibat Hukum Terhadap Perseroan Terbatas Setelah Putusan Pailit 2. Untuk mengetahui, menganalisis Kedudukan Dan Pengelolaan Harta Boedel Berdasarkan Asas Pari passu Prorata Parte. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif, dengan metode penelitian deskriptif analitis. Data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder yang akan dianalisis secara kualitatif. Permasalahan penelitian dianalisis menggunakan teori Kepastian Hukum, Sistem hukum, Ilmu Hukum Progresif. Putusan pailit terhadap Perseroan Terbatas memiliki dampak luas yang mencakup penghentian aktivitas bisnis, pengelolaan dan distribusi harta boedel, kewajiban terhadap kreditur, serta pembubaran perusahaan. Selama proses pailit, peran kurator sangat penting dalam memastikan bahwa semua kewajiban dipenuhi secara adil dan sesuai dengan hukum. Pemegang saham dan pengurus juga harus memperhatikan dampak hukum dari proses pailit, termasuk kemungkinan pertanggungjawaban hukum mereka. Asas pari passu prorata parte menjamin kesetaraan bagi Kreditur konkuren dalam hal pembagian harta boedel pailit secara proporsional. Prinsip ini memastikan bahwa setiap Kreditur mendapatkan bagian yang adil sesuai dengan besarnya piutang mereka, namun pembagian ini dilakukan setelah hak Kreditur separatis dan preferen dipenuhi. Pengelolaan harta boedel dilakukan oleh Kurator, yang bertanggung jawab untuk menjual aset dan membereskan utang Debitur kepada Kreditur sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Asas Pari Passu Prorata Parte dalam kepailitan menegaskan prinsip keadilan dan kesetaraan dalam pengelolaan harta boedel Debitur yang dinyatakan pailit. Prinsip ini menetapkan bahwa semua Kreditur konkuren berhak atas bagian yang proporsional dari hasil pemberesan harta boedel sesuai dengan besarnya piutang. Kata Kunci : Akibat Hukum, Perseroan Terbatas, Putusan Pailit
Item Type: | Thesis (Masters) |
---|---|
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Pascasarjana Pascasarjana > Magister Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 3 UNISSULA |
Date Deposited: | 03 Mar 2025 06:17 |
URI: | http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/38404 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |