HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI DAN PENDAPATAN KELUARGA DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA DI DESA SAYUNG KECAMATAN SAYUNG KABUPATEN DEMAK TAHUN 2012

Kristiana, Ida (2012) HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI DAN PENDAPATAN KELUARGA DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA DI DESA SAYUNG KECAMATAN SAYUNG KABUPATEN DEMAK TAHUN 2012. Diploma thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (44kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (53kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (20kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (16kB) | Preview

Abstract

Latar belakang: Masa balita adalah masa anak mulai berjalan dan merupakan masa yang paling hebat dalam tumbuh kembang, yaitu pada usia 1 sampai 5 tahun. Di Indonesia saat ini menghadapi masalah gizi ganda, yaitu gizi kurang dan gizi lebih. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi status gizi pada balita adalah asupan makanan pada anak dan penyakit infeksi yang merupakan penyebab langsung, sedangkan penyebab tidak langsungnya adalah persediaan makanan dirumah, pengetahuan, pola pengasuhan anak, pelayanan kesehatan dan kesehatan lingkungan serta kemiskinan. Tujuan penelitian: untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu dan pendapatan keluarga dengan status gizi pada balita di Desa Sayung, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Metode penelitian: survey analitik menggunakan pendekatan cross sectional dengan jumlah 86 responden menggunakn tehnik Cluster Sampling. Hasil penelitian: Sebagian besar responden mempunyai pengetahuan baik sejumlah 40 responden (46,50%), pendapatan keluarga cukup sejumlah 33 keluarga (38,40%), sebagian besar balita berstatus gizi kurang yaitu sejumlah 40 balita (46,50%), ibu yang mempunyai pengetahuan baik dan balita dengan status gizi baik sejumlah 27 responden (67,5%), ibu berpengetahuan kurang dan status gizi balita kurang sejumlah 19 responden (90,5%). Pendapatan keluarga cukup dan status gizi baik sejumlah 21 responden (63,6%), pendapatan kurang dan status gizi kurang sejumlah 21 responden (75%). Kesimpulan: sebagian besar responden dengan pengetahuan baik dan status gizi baik yaitu sebesar 27 responden (67,5%), ibu berpengetahuan kurang dan status gizi kurang yaitu sebesar 19 responden (90,5%). Pendapatan cukup dan status gizi baik sebanyak 21 responden (63,6%), pendapatan kurang dan status gizi kurang sebanyak 21 responden (75%). Saran: diharapkan bidan meningkatkan upaya penyebarluasan informasi tentang gizi balita kepada masyarakat. Dinas tenaga kerja juga meningkatkan upah minimum di Kabupaten Demak. Kata kunci : Status gizi, tingkat pengetahuan, pendapatan, balita Kepustakaan : 28 pustaka (2002 s/d 2011)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Kebidanan
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 07 Apr 2016 03:18
Last Modified: 07 Apr 2016 03:18
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/3840

Actions (login required)

View Item View Item