FATDIANSYAH, ENDRA (2024) ASPEK MEDIKOLEGAL TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN KEKERASAN SEKSUAL (STUDI KASUS POLRESTABES SEMARANG). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
![]() |
Text
Magister Ilmu Hukum_20302300352_fullpdf.pdf Download (1MB) |
![]() |
Text
Magister Ilmu Hukum_20302300352_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (113kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk 1) Untuk mengetahui perlindungan hukum bagi anak korban kekerasan seksual di Polrestabes Semarang. 2) Untuk mengetahui hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan perlindungan hukum bagi anak korban kekerasan seksual Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan penelitian hukum (legal research) yang terdiri dari penelitian hukum normative dan penelitian hukum empiris (empirical legal research) tujuannya adalah untuk menjawab isu hukum yang dihadapi, sehingga dapat menghasilkan argumentasi, teori, atau konsep baru sebagai deskripsi dalam menyelesaikan masalah hukum yang dihadapi, sehingga hasil yang diperoleh mengandung nilai. Untuk penelitian normatif digunakan pendekatan perundang-undangan dan regulasi yang berkaitan dengan isu hukum yang diteliti, dengan cara menelaah peraturan perundang-undangan yang ada kaitannya dengan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan di peroleh hasil kesimpulan bahwa : 1) Perlindungan anak telah diatur secara khusus dalam Konvensi PBB tentang Hak-Hak Anak (Convention on The Rights of The Child). Selanjutnya, berbagai bentuk perlindungan anak terhadap tindak kekerasan seksual di Indonesia telah diatur dalam perundang-undangan positif. Bentuk perlindungan hukum yang diberikan mulai dari pencegahan terjadinya tindak kekerasan seksual terhadap anak, perlindungan terhadap anak korban tindak kekerasan seksual serta perlindungan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum (anak pelaku) tindak kekerasan seksual. 2) Penegakkan hukum merupakan kebijakan dalam hal penanggulangan kejahatan, dalam hal ini dimaksudkan tentang tindak kekerasan seksual. Penegakkan hukum yang di maksud berupa pemberian sanksi (hukum) pidana terhadap pelaku tindak kekerasan seksual. Penanggulangan kejahatan dapat dilakukan melalui hukum (penal) maupun diluar hukum (non penal). Kata Kunci: Anak, Perlindungan Hukum,Kekerasan Seksual
Item Type: | Thesis (Masters) |
---|---|
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Pascasarjana Pascasarjana > Magister Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 3 UNISSULA |
Date Deposited: | 25 Feb 2025 06:39 |
URI: | http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/38313 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |