Prasetya, Bintoro Widi (2024) ANALISIS YURIDIS TERHADAP PELAKSANAAN MEKANISME PENETAPAN TERSANGKA OLEH PENYIDIK DALAM TINDAK PIDANA PERJUDIAN DI KEPOLISIAN RESORT BARELANG BATAM (Studi : LP No. LP-A/53/XII/2023/SPKT/Polresta Barelang/Polda Kepri). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
![]() |
Text
Magister Ilmu Hukum_20302300314_fullpdf.pdf Download (1MB) |
![]() |
Text
Magister Ilmu Hukum_20302300314_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (51kB) |
Abstract
Dalam perkara pidana yang terjadi dalam masyarakat harus diselesaikan dengan cara yang dipandang dapat memberikan keadilan bagi para pihak berperkara sehingga tidak bertentangan dengan asas keseimbangan yang telah dianut oleh KUHAP, dimana setiap penegakan hukum harus berlandaskan prinsip keseimbangan yang serasi antara perlindungan terhadap harkat dan martabat manusia dengan perlindungan terhadap kepentingan dan ketertiban masyarakat. Permasalahan dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan mekanisme penetapan tersangka oleh penyidik dalam tindak pidana perjudian dan apa yang menjadi kendala dalam pelaksanaan mekanisme penetapan tersangka oleh penyidik dalam tindak pidana perjudian. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis, jenis dan sumber data yaitu data primer dengan melakukan wawancara dan data sekunder dengan melakukan studi kepustakaan, metode analisa data secara logis dan sistematis. Untuk permasalahan penelitian di analisis menggunakan teori kepastian hukum, teori penegakan hukum dan teori kebijakan hukum. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) pelaksanaan mekanisme penetapan tersangka oleh penyidik dalam tindak pidana perjudian di Kepolisian Resort Barelang Batam sesuai dengan peraturan hukum guna untuk memberantas pelaku perjudian. (2) Kendala-kendala dalam pelaksanaan mekanisme penetapan tersangka oleh penyidik dalam tindak pidana perjudian di Kepolisian Resort Barelang Batam faktor hukumnya sendiri, tersangka kabur, adanya tekanan, dan oknum penegak hukum serta faktor sarana dan fasilitas yang masih banyak kekurangan atau tidak memadai. (3) Cara mengatasi kendala- kendala dalam pelaksanaan mekanisme penetapan tersangka oleh penyidik dalam tindak pidana perjudian di Kepolisian Resort Barelang Batam Petugas Penyidik harus mempunyai rasa percaya diri yang tinggi, tidak gerogi dalam menghadapi orang yang diwawancarai sehingga tidak ada kemungkinan bagi tersangka atau saksi membohonginya. Kata Kunci : Tersangka, penyidik, perjudian
Item Type: | Thesis (Masters) |
---|---|
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Pascasarjana Pascasarjana > Magister Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 3 UNISSULA |
Date Deposited: | 26 Feb 2025 07:29 |
URI: | http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/38280 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |