IMPLEMENTASI KEKUATAN EKSEKUTORIAL PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI TERKAIT PENGUJIAN UNDANG – UNDANG TERHADAP UNDANG – UNDANG DASAR TAHUN 1945 SEBAGAI UPAYA PENEGAKAN NILAI – NILAI KONSTITUSI

ZEFRI, ZEFRI (2024) IMPLEMENTASI KEKUATAN EKSEKUTORIAL PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI TERKAIT PENGUJIAN UNDANG – UNDANG TERHADAP UNDANG – UNDANG DASAR TAHUN 1945 SEBAGAI UPAYA PENEGAKAN NILAI – NILAI KONSTITUSI. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[img] Text
Magister Ilmu Hukum_20302300258_fullpdf.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Magister Ilmu Hukum_20302300258_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (123kB)

Abstract

Merujuk Pasal 1 Ayat (3) Undang – Undang Dasar Tahun 1945 (UUD NRI Tahun 1945) menyebutkan bahwa Negara Indonesia merupakan negara hukum. Karakteristik penting eksistensi negara hukum ialah mengakui, menjunjung tinggi, dan melindungi nilai hak asasi manusia, yang telah diamanatkan dalam konstitusi negara sehingga negara hukum juga bisa disebut sebagai negara konstitusional. Tuntutan bahwa konstitusi harus benar-benar ditaati di dalam praktik ketatanegaraan, maka muncul kebutuhan lembaga atau organ yang berperan mengawal dan menjaga nilai - nilai konstitusi. Pembentukan Mahkamah Konstitusi adalah perwujudan paham suatu negara hukum dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Seiring berkembangnya konsep negara hukum, masih terdapat fenomena ketidakpatuhan konstsitusional disebabkan ketiadaan kekuatan eksekutorial putusan Mahkamah Konstitusi dalam perkara pengujian undang - undang yang diputus oleh Mahkamah Konstitusi permasalahan yang muncul kemudian adalah mempertimbangkan sifat putusan Mahkamah Konstitusi yang bersifat final dan mengikat jika dilihat dari praktik hukum (law in action) masih adanya putusan Mahkamah Konstitusi yang tidak dilaksanakan secara konsisten sesuai dengan peraturan perundang – undangan dan ketiadaan perangkat atau lembaga eksekutorial atas putusan Mahkamah Konstitusi tersebut sehingga putusan Mahkamah Konstitusi bersifat mengambang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui dasar kelemahan- kelemahan kekuatan eksekutorial putusan Mahkamah Konstitusi yang menyebabkan Putusan Mahkamah Konstitusi tidak implementatif dan menganalisis dan mengetahui konstruksi atas pengaturan berkaitan dengan implementasi putusan Mahkamah Konstitusi berikut kekuatan eksekutorial putusan Mahkamah Konstitusi dalam upaya penguatan check and balance. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif . Metode penelitian yuridis normatif adalah penelitian hukum kepustakaan yang dilakukan dengan cara meneliti bahan-bahan kepustakaan atau data sekunder sedangkan medtode analisis data bersifat analisis-kualitatif. Hasil temuan menunjukkan sejumlah kelemahan kekuatan eksekutorial Putusan Mahkamah Konstitusi yang meliputi ketiadaan instrumen hukum untuk memaksa adressat putusan agar ditegakkan dan ketiadaan lembaga yang berwenang untuk melakukan eksekusi sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum dan mencederai nilai – nilai keadilan yang ada dimasyarakat. untuk itu diperlukan Konstruksi dengan membentuk lembaga eksekutorial yang berasal dari Mahkamah Konstitusi dan merekonstruksi regulasi terkait dengan tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi. Kata kunci: Mahkamah Konstitusi, Putusan Final dan Mengikat, dan Kekuatan Eksekutorial

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Pascasarjana
Pascasarjana > Magister Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 3 UNISSULA
Date Deposited: 05 Mar 2025 06:44
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/38219

Actions (login required)

View Item View Item