SUDRAJAT, IMAM (2024) ANALISIS YURIDIS PENANGANAN TINDAK PIDANA PENCURIAN YANG DILAKUKAN OLEH ANAK DIBAWAH UMUR DENGAN RESTORATIVE JUSTICE (STUDI KASUS DI SATRESKRIM POLRES BATANG). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
![]() |
Text
Magister Ilmu Hukum_20302300111_fullpdf.pdf Download (1MB) |
![]() |
Text
Magister Ilmu Hukum_20302300111_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (117kB) |
Abstract
Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana efektivitas restorative justice dalam menangani perkara tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh anak melalui pendekatan restorative justice system dan hambatan apa saja dalam efektivitas diversi dalam penyelesaian perkara tindak pidana anak melalui pendekatan restorative justice beserta solusinya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis, yaitu pendekatan yang tidak hanya secara hukum tetapi juga menggunakan ilmu sosial. Untuk menemukan permasalahan dalam penelitian ini penulis menggunakan spesifikasi penelitian secara deskriptif analisis, yaitu menggambarkan tinjauan yuridis mengenai efektivitas diversi dalam penyelesaian perkara tindak pidana anak melalui pendekatan restorative justice di wilayah hukum Polres Batang. Hasil gambaran kemudian dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif menggunakan teori-teori ilmu hukum, ilmu sosial, pendapat para ahli, dan aturan-aturan yang ada dalam perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) efektivitas diversi dalam penyelesaian perkara tindak pidana anak melalui restorative justice. Hasil penelitian menunjukkan selama 3 (tiga) tahun terakhir dari tahun 2021 sampai dengan 2024 (Per-Agustus) terdapat 7 kasus tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh anak, 2 kasus diantaranya berhasil diselesaikan dengan penerapan restorative justice melalui diversi, sementara 5 kasus diantaranya dilimpahkan. Dalam hal ini penyidik pihak dari Polres Batang sudah mengupayakan proses penyelesaian perkara anak dengan penerapan restorative justice melalui dengan musyawarah mengupayakan apa yang terbaik bagi anak, serta membuat langkah-langkah kedepan anak tidak mengulangi lagi perbuatannya. Sementara dalam prosesnya penerapan restorative justice belum berjalan secara sempurna. Karena pada kenyataannya masih banyak perkara tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh anak tidak berhasil di selesaikan di luar peradilan pidana. Kata kunci: Restorative Justice, Tindak Pidana Anak, Pencurian.
Item Type: | Thesis (Masters) |
---|---|
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Pascasarjana Pascasarjana > Magister Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 3 UNISSULA |
Date Deposited: | 12 Mar 2025 02:39 |
URI: | http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/38058 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |