ANALISA YURIDIS PEMIDANAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN (Studi Kasus Perkara Nomor 539/Pid.B/2023/PN.Smg)

SUNYATA, HENDRI (2024) ANALISA YURIDIS PEMIDANAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN (Studi Kasus Perkara Nomor 539/Pid.B/2023/PN.Smg). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[img] Text
Magister Ilmu Hukum_20302300105_fullpdf.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Magister Ilmu Hukum_20302300105_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (47kB)

Abstract

Indonesia adalah negara yang menjunjung harkat dan martabat manusia dalam kaitannya dengan peraturan perundang-undangan, dan pemerintah harus menegakkan hukum tanpa terkecuali. Tindak pidana merupakan suatu istilah yang mengandung suatu pengertian dasar dalam ilmu hukum pidana, perbuatan pidana dapat terjadi kapan saja dan dimana saja. Salah satu perbuatan yang melanggar peraturan atau hukum serta mengganggu ketenangan dan kedamaian hidup bersama dalam masyarakat adalah kejahatan pencurian. Kejahatan pencurian hampir setiap hari dapat ditemukan di media elektronik maupun di media massa. Kondisi kemiskinan dan penggangguran yang ada pada masyarakat relatif memicu keinginan untuk melakukan suatu tindak pidana seperti kejahatan pencurian. Tesis Ini bertujuan mengetahui pertanggungjawaban Pidan terhadap pelaku Tindak Pidana pencrian dengan pemberatan serta mengetahui dan menganalisisa analisis yuridis tindak pidana pencurian dengan pemberatan pada putusan Nomor 539/Pid.B/2023/PN.Smg. Metode pendekatan yang di gunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif, Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah deskriptif analis, sumber data primer dan sekunder serta menggunakan analisis kualitatif. Penulisan ini dianalisis Permasalahan dianalisis dengan teori Pertanggungjawaban pidana dan teori Kepastian Hukum. Berdasarkan hasil penelitian Pertanggungjawaban dalam perkara nomor 539/Pid.B/2023/PN.Smg pertanggungjawaban pidana yang mengakibatkan dihukumnya atau dipidananya seseorang itu, maka haruslah dipenuhi beberapa syarat yaitu Melakukan perbuatan pidana, perbuatan bersifat melawan hukum; Mampu bertanggung jawab; Melakukan perbuatan tersebut dengan sengaja atau karena kealpaan/kurang hatihati; Tidak adanya alasan pemaaf. Menurut teori maupun fakta hukum dalam persidangan bahwa Terdakwa Nopriadi Bin (Alm) Muhamad Ni harus mempertanggungjawabkan atas perbuatannya karena terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencurian dalam keadaan memberatkan menyebabkan kerugian kepada orang lain dan dengan pidana penjara selama 2 (dua) tahun dan 3 (tiga) bulan. hakim dalam menjatuhkan hukuman harus mencerminkan rasa keadilan terhadap terdakwa maupun masyarakat. Pertimbangan hakim dalam menerapkan ketentuan pidana terhadap pelaku dalam perkara ini telah sesuai di mana hakim telah mempertimbangkan baik dari pertimbangan yuridis, fakta-fakta dalam persidangan, keterangan saksi-saksi, alat bukti yang ada, keyakinan hakim serta hal-hal yang mendukung serta sanksi pidana yang dijatuhkan. Kata Kunci: Pemidanaan, Tindak Pidana, Pencurian Pemberatan

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Pascasarjana
Pascasarjana > Magister Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 3 UNISSULA
Date Deposited: 12 Mar 2025 02:38
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/38056

Actions (login required)

View Item View Item