PENGARUH SANITASI LINGKUNGAN, PERILAKU, SOSIAL EKONOMI, DAN PENGETAHUAN TERHADAP KEBERADAAN JENTIK NYAMUK AEDES AEGYPTI Studi Observasional di Wilayah Kerja Puskesmas Ngaliyan Kota Semarang Tahun 2014

Nury, Rifqi (2015) PENGARUH SANITASI LINGKUNGAN, PERILAKU, SOSIAL EKONOMI, DAN PENGETAHUAN TERHADAP KEBERADAAN JENTIK NYAMUK AEDES AEGYPTI Studi Observasional di Wilayah Kerja Puskesmas Ngaliyan Kota Semarang Tahun 2014. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
1. Bagian depan_Cover.pdf

Download (65kB) | Preview
[img]
Preview
Text
1. Bagian depan_Daftar Isi.pdf

Download (45kB) | Preview
[img]
Preview
Text
1. Bagian depan_Intisari.pdf

Download (6kB) | Preview

Abstract

Keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti berisiko pada kejadian penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Oleh karena itu mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti dapat digunakan sebagai upaya untuk menekan peningkatan angka kejadian DBD di daerah endemik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh sanitasi lingkungan, perilaku, sosial ekonomi, dan pengetahuan terhadap keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti. Penelitian analitik observasional ini menggunakan rancangan cross sectional dilakukan pada 85 ibu rumah tangga tidak bekerja yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Ngaliyan Kota Semarang, dengan pendidikan tertinggi SMA. Sanitasi lingkungan, perilaku, sosial ekonomi, dan pengetahuan dalam penelitian ini diperoleh dari kuesioner, sedangkan keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti diketahui dari hasil observasi. Uji regresi logistik dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti, setelah dilakukan uji chi square. Hasil uji bivariat menunjukkan pengetahuan, perilaku, sanitasi lingkungan, dan sosial ekonomi memiliki nilai p < 0,25 sehingga layak untuk diuji secara multivariat. Perilaku, sanitasi lingkungan dan sosial ekonomi berpengaruh signifikan terhadap keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti, sedangkan pengetahuan tidak. Sanitasi lingkungan memiliki OR tertinggi 13,014 (IK95%: 3,514-48,198), diikuti kemudian oleh perilaku 3M plus 7,503 (IK95%: 2,040-27,588), dan tingkat sosial ekonomi 4,629 (IK95%: 1,115-19,213). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sanitasi lingkungan, perilaku 3M plus, dan tingkat sosial ekonomi berpengaruh terhadap keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti. Kata kunci: Pengetahuan, Perilaku, Sanitasi Lingkungan, Sosial Ekonomi, dan Keberadaan Jentik Nyamuk Aedes aegypti

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 03 Aug 2015 06:49
Last Modified: 03 Aug 2015 06:49
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/38

Actions (login required)

View Item View Item