Hutagalung, Dikky Zulkarnain (2024) ANALISIS PUTUSAN HAKIM TINDAK PIDANA CABUL TERHADAP ANAK DIBAWAH UMUR (Studi Putusan Perkara Nomor. 787/Pid.Sus/2022/PN Btm). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
![]() |
Text
Magister Ilmu Hukum_20302300056_fullpdf.pdf Download (1MB) |
![]() |
Text
Magister Ilmu Hukum_20302300056_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (48kB) |
Abstract
Indonesia adalah negara berkembang yang terus melakukan berbagai inovasi dalam sistem pembangunannya, termasuk di sektor ekonomi. Pembangunan nasional yang didasarkan pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera secara lahir dan batin, adil, makmur, serta setara. Tujuan penelitian dalam penelitian ini: Untuk mengetahui, menganalisis Penegakan Hukum Tindak Pidana Cabul Terhadap Anak Di Bawah Umur Dalam Putusan Perkara Nomor. 787/Pid.Sus/2022/PN Btm dan Untuk mengetahui, menganalisis Penerapan Undang-Undang Perlindungan Anak Tehadap Tindak Pidana Cabul Dalam Putusan 787/Pid.Sus/2022/PN Btm. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif, dengan metode penelitian deskriptif analitis. Data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder yang akan dianalisis secara kualitatif. Permasalahan penelitian dianalisis menggunakan teori keadilan, teori Pemidanaan. Penerapan Undang-Undang Perlindungan Anak memastikan bahwa anak korban tindak pidana cabul menerima perlindungan khusus selama proses hukum. Ini termasuk perlindungan dari eksposur publik dan dampak psikologis lebih lanjut. Hak anak untuk mendapatkan dukungan psikologis dan sosial harus dipenuhi, termasuk akses ke terapi dan konseling untuk membantu mereka pulih dari trauma yang dialami. Proses hukum harus dilakukan dengan cara yang sensitif terhadap kebutuhan emosional dan psikologis anak korban. Pengumpulan keterangan dan keterlibatan anak dalam proses peradilan harus dilakukan dengan mempertimbangkan kesejahteraan mereka. Anak korban harus didampingi oleh pendamping hukum atau psikologis untuk memastikan bahwa hak-hak mereka dilindungi dan proses peradilan tidak menambah beban mental. Putusan Perkara Nomor 787/Pid.Sus/2022/PN Btm menunjukkan penerapan Undang-Undang Perlindungan Anak secara efektif dalam menanggulangi tindak pidana cabul terhadap anak. Dengan memanfaatkan ketentuan undang-undang ini, pengadilan berupaya memastikan pelaku mendapatkan hukuman yang sesuai dan korban mendapatkan perlindungan serta dukungan yang diperlukan. Penegakan hukum yang berfokus pada perlindungan anak dan pemberian hukuman yang tegas menjadi bagian integral dalam mencegah kejahatan serupa dan memastikan keadilan bagi anak sebagai korban. Kata Kunci : Penegakan Hukum, Tindak Pidana Cabul, Terhadap Anak
Item Type: | Thesis (Masters) |
---|---|
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Pascasarjana Pascasarjana > Magister Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 3 UNISSULA |
Date Deposited: | 12 Mar 2025 02:14 |
URI: | http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/37990 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |