STRATEGI ADAPTASI MASYARAKAT TERHADAP BENCANA BANJIR ROB DI WILAYAH PESISIR KELURAHAN MANGKANG WETAN, KECAMATAN TUGU, KOTA SEMARANG
Berkas Tugas Akhir
Perencanaan Wilayah dan Kota_31201800040_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Wilayah pesisir rentan terhadap perubahan lingkungan dan bencana yang berkaitan dengan air pasang dan banjir. Keadaan ini dapat menunjukkan bahwa dalam beberapa dekade terakhir, banjir rob menjadi salah satu bencana serius bagi wilayah pesisir Pulau Jawa, termasuk wilayah pesisir Kelurahan Mangkang Wetan. Kelurahan Mangkang Wetan merupakan salah satu wilayah pesisir yang terletak di Kecamatan Tugu Kota Semarang yang terkena dampak banjir rob. Banjir rob yang terjadi di Kelurahan Mangkang Wetan tembus sepanjang aliran sungai dan kemudian menggenangi wilayah warga, kondisi kehidupan, sarana dan prasarana pun rusak. Kondisi ini berarti adanya bentuk adaptasi yang dilakukan dalam menyikapi dampak perubahan yang diakibatkan oleh banjir rob. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, tujuannya adalah untuk memahami dan mengeksplorasi pola adaptasi masyarakat terhadap banjir rob. Jenis adaptasi yang dilakukan dikelompokkan menjadi adaptasi fisik dan adaptasi non fisik.
Kata Kunci: Wilayah Pesisir, Banjir Rob, Adaptasi Masyarakat
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
