PENGARUH KRIM EKSTRAK DELIMA (Punica granatum) TERHADAP KADAR TGF-β DAN KADAR IL-6 PADA KULIT TIKUS WISTAR PASCA LUKA EKSISI

Sari, Indah Roswita (2024) PENGARUH KRIM EKSTRAK DELIMA (Punica granatum) TERHADAP KADAR TGF-β DAN KADAR IL-6 PADA KULIT TIKUS WISTAR PASCA LUKA EKSISI. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[img] Text
Magister Biomedik_MBK2321010353_fullpdf.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Magister Biomedik_MBK2321010353_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (268kB)

Abstract

Latar Belakang: Luka merupakan proses multifase yang melibatkan respons kompleks terhadap cedera pada kulit. Perubahan pada salah satu fase ini dapat menghambat penyembuhan luka. Ekstrak kulit buah delima digunakan untuk mempercepat penyembuhan luka. Memanfaatkan aplikasi topikal menggunakan bahan alami menjadi pilihan karena efek sampingnya sangat sedikit dan ketersediaannya mudah, dibandingkan dengan bahan sintetis. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh pemberian krim ekstrak delima (Punica granatum) terhadap kadar TGF-β dan kadar IL-6 pada kulit tikus wistar pasca luka eksisi. Metode: experimental in-vivo dengan jumlah sampel 48 ekor tikus Wistar, dibagi menjadi 12 kelompok. Analisis dilakukan menjadi 2 tahap yaitu 6 kelompok setelah hari ke 3 perlakuan dan 6 kelompok berikutnya dilakukan setelah hari ke 7 perlakuan. Metode analisis menggunakan enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA). Hasil: terdapat pengaruh penurunan rerata kadar IL-6 di hari ke 3 setelah perlakuan dan hari ke 7 setelah perlakuan dengan uji One Way Anova 0,000 (p<0,05), pemberian krim ekstrak buah delima dosis 20% memberikan pengaruh paling efektif terhadap rerata kadar IL-6 dihari ke 7 setelah perlakuan menyamai bioplacenton. Peningkatan rerata kadar TGF-β dengan pemberian krim ekstrak buah delima berpengaruh signifikan dengan uji One way anova 0,000 (<0,05) pada hari ke 3 setelah perlakuan dan pada hari ke 7 setelah perlakuan. Kesimpulan: krim ekstrak buah delima berpengaruh menurunkan kadar IL-6 dan meningkatkan kadar TGF-β pada luka eksisi. Perlakuan setelah hari ke 7 dengan dosis krim ekstrak buah delima 20% menyamai perlakuan menggunakan bioplacenton Kata Kunci: Krim buah delima, Luka eksisi, Kadar IL-6, Kadar TGF-β

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Pascasarjana
Pascasarjana > Magister Biomedik
Depositing User: Pustakawan 3 UNISSULA
Date Deposited: 18 Jul 2024 06:54
Last Modified: 18 Jul 2024 06:54
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/34622

Actions (login required)

View Item View Item