KAJIAN PENGENDALIAN BANJIR SERANG HILIR DALAM RANGKA PENGEMBANGAN AREAL IRIGASI KEDUNG OMBO

Adhi, Bagas Wahyu and Saputro, Tri Cahyo Adi (2015) KAJIAN PENGENDALIAN BANJIR SERANG HILIR DALAM RANGKA PENGEMBANGAN AREAL IRIGASI KEDUNG OMBO. Undergraduate thesis, Fakultas Teknik UNISSULA.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (90kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (126kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (91kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (111kB) | Preview

Abstract

Permasalahan banjir merupakan suatu kejadian alam yang dapat merugikan manusia, baik merugikan secara moral maupun merugikan secara materil. Bencana banjir dapat terjadi karena suatu wadah yang menampung air sudah tidak dapat lagi menampung banyaknya air yang masuk ke dalam wadah tersebut dan mengakibatkan meluapnya air dalam wa ऄ送ऄ tersebut. Dalam laporan ini adalah mengkaji pengendalian banjir dalam rangka pengembangan areal irigasi Kedung Ombo. Prinsip yang akan menjadi pedoman pengembangan suatu kawasan potensial untuk menjadi Daerah Irigasi diawali dengan upaya membebaskan kawasan dari ancaman bencana banjir. Dengan dibangunnya Waduk Kedung Ombo, sistem irigasi di sungai Serang telah berubah secara mendasar terutama dibagian hilir dengan dibangunnya Bendung Klambu. Pembangunan Waduk Kedung Ombo memang sangat membantu didalam ԀȀ礁ขȀЀ igaȀ̀琁 ం礁ข蠁dikarenakan jika tidak ada Waduk Kedung Ombo pembangunan irigasi Sidorejo, Sedadi dan Klambu tidak berarti sebab ketersediaan air baik baik sungai Lusi maupun sungai Serang sangat-sangat terbatas dari evaluasi penyediaan air yang dipasok/dialokasikan oleh Waduk Kedung. Disamping sebagai pemasok air untuk irigasi Waduk Kedung Ombo juga sebagai pengendalian banjir dihilir, dapat mengurangi banjir ± 20%. Berdasarkan hasil perhitungan pada tugas akhir ini, debit banjir rancangan 冸븿咟焂콪桀阠⎠싥獀렞藫 冸븿 렞藫 冸븿⃏ ⻟窴-2014) = 1100 m 3 /detik. Debit yang masuk pada short cut Wilalung sebesar 490 m 3 /dt dengan luas penampang 326,67 m 2 , karena pengaruh sedimentasi maka debit yang masuk menjadi 282.50 m 3 /dt dan debit yang masuk sungai Wulan adalah 840 m 3 /dt dengan luas penampang 560 m 2 , karena pengaruh sedimentasi maka debit yang masuk menjadi 632.50 m /dt. Total pengangkutan sedimen kasar dan sedimen melayang sebesar 5,3377 x 10 m 3 /dt. Jumlah sedimen yang berada di sepanjang alur sungai yaitu = 30% x 5,3377 = 1,601 x 10 -5 m 3 /dt. Jumlah sedimen yang berada di sepanjang alur sungai yaitu = 70% x 5,3377 = 3,736 x 10 /dt. Kata Kunci : Pengendalian Banjir, Daerah Irigasi -5 m 3 3 100 -5

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik
Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 19 Feb 2016 07:24
Last Modified: 19 Feb 2016 07:24
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/3449

Actions (login required)

View Item View Item