ANALISIS KAPASITAS BANGUNAN PELIMPAH SAMPING UNTUK MENGURANGI DEBIT BANJIR (STUDI KASUS SUNGAI TUNTANG DESA NGROTO KECAMATAN GUBUG)
Berkas Tugas Akhir
Teknik Sipil_30202000209_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Salah satu faktor penyebab terjadinya banjir di Sungai Tuntang adalah adanya curah
hujan yang tinggi sehingga menyebabkan besarnya debit air di hilir Sungai Tuntang.
Tidak berfungsinya bangunan pelimpah dalam menyalurkan aliran banjir juga
menjadi salah satu faktornya. Hal itu menyebabkan Sungai Tuntang gagal dalam
menampung kapasitas debit air yang mengalir dan berpotensi meluapnya air sungai
pada tanggul. Berdasarkan uraian tersebut, maka perlu dilakukan analisis terhadap
kapasitas bangunan pelimpah samping (side spillway) Sungai Tuntang.
Kajian kapasitas pelimpah samping di Sungai Tuntang dilakukan dengan
menganalisis berbagai aspek. Pertama melakukan analisis hidrologi terbaru dengan
jangkauan dari 2018 hingga 2022. Analisis hidrologi dilakukan untuk mendapatkan
besarnya debit banjir yang mungkin melimpas. Kemudian dilakukan analisis
hidrolika untuk mendapatkan debit kapasitas Sungai Tuntang dan debit aliran
bangunan pelimpah. Setelah debit didapatkan maka dilakukan analisis kapasitas
Sungai Tuntang tanpa dan dengan adanya bangunan pelimpah samping.
Berdasarkan hasil analisis didapat analisis hidrologi periode ulang 100
tahun sebesar 393,813 m
/dt, kapasitas penampang Sungai Tuntang rata-rata
339,373 m
3
3
/dt. Selanjutnya analisis kapasitas
Sungai Tuntang tanpa dan dengan adanya bangunan pelimpah samping, didapati
Sungai Tuntang tidak dapat menampung debit banjir rencana periode ulang 100
tahun dan bangunan pelimpah samping mampu mengurangi debit aliran sungai.
/dt dan debit aliran pelimpah 100 m
3
Kata Kunci: Pelimpah Samping Sungai Tuntang; Hidrologi; Kapasitas
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
