HUBUNGAN ANTARA LAMA MENJALANI HEMODIALISA DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK (PGK) DI RSUD SOEWONDO KENDAL

Oktavianto, Galang (2015) HUBUNGAN ANTARA LAMA MENJALANI HEMODIALISA DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK (PGK) DI RSUD SOEWONDO KENDAL. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Keperawatan UNISSULA.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (191kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (226kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (204kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (225kB) | Preview

Abstract

Latar Belakang: Penyakit ginjal kronik (PGK) adalah suatu proses patofisiologis dengan etiologi yang beragam, mengakibatkan penurunan fungsi ginjal yang progresif, dan pada umumnya berakhir dengan gagal ginjal yang memerlukan pengobatan khusus berupa hemodialisis atau transplantasi ginjal. Hemodialisis tidak menyembuhkan atau memulihkan penyakit ginjal dan tidak mampu mengimbangi hilangnya aktivitas metabolik atau endokrin yang dilaksanakan ginjal dan dampak dari gagal ginjal serta terapinya terhadap kualitas hidup pasien. Kualitas hidup pasien penyakit ginjal kronik ini dipengaruhi beberapa faktor. Faktor yang pertama adalah sosio-demografi yaitu jenis kelamin, umur, suku/etnik, pendidikan, pekerjaan dan status perkawinan. Faktor kedua adalah medis yaitu lama menjalani hemodialisa, stadium penyakit, dan penatalaksanaan medis yang dijalani. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara lama menjalani hemodialisa dengan kualitas hidup pada pasien dengan penyakit ginjal kronik di RSUD Soewondo Kendal. Metode:. Penelitian ini menggunakan studi cross sectional dengan metode pengambilan sampel total sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 31 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisa menggunakan uji chi square. Hasil: Dari penelitian ini diketahui bahwa dari 31 pasien PGK yang menjalani hemodialisa, sebanyak 16 orang (51,6 %) yang telah menjalani hemodialisis <1 tahun dan yang telah menjalani hemodialisa ≥1 tahun ada sebanyak 15 orang (48,4 %). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara lamanya hemodialisa dengan kualitas hidup pasien penyakit ginjal kronik dengan nilai p=0,093. Simpulan: Tidak ada hubungan antara lama menjalani hemodialisa dengan kualitas hidup pasien penyakit ginjal kronik di RSUD Soewondo Kendal. Kata kunci: Penyakit Ginjal Kronik, Hemodialisa, Kualitas Hidup, WHO-QOL

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Keperawatan
Fakultas Ilmu Keperawatan > Keperawatan
Depositing User: Users 725 not found.
Date Deposited: 19 Feb 2016 07:20
Last Modified: 19 Feb 2016 07:20
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/3422

Actions (login required)

View Item View Item