STUDI PENGARUH VARIASI DIMENSI TERHADAP RASIO PENULANGAN BALOK DAN KOLOM SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS SESUAI SNI 2847:2019 PADA DESAIN GEDUNG PERKANTORAN 5 LANTAI
Berkas Tugas Akhir
pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Untuk memenuhi kreteria keamanan, dalam mendesain elemen struktur balok dan kolom harus kuat dalam menahan gaya lentur, geser dan torsi. Nilai kapasitas balok maupun kolom dipengruhi oleh dimensi penampang dan rasio tulangan.
Pada tugas akhir ini dilakukan perancangan 3 variasi dimensi balok dan kolom untuk gedung perkantoran lima lantai dengan menggunakan program ETABS 18.1.1. Berdasarkan Analisa yang dilakukan ditetapkan sistem struktur yang digunakan yaitu Sistem rangka Pemikul Momen Khusus. Dari 3 Variasi simpangan antar tingkat semuanya memenuhi syarat dengan simpangan terbesar pada variasi 1 yaitu 59,59 mm kurang dari batas izinnya 61,54 mm. Dari dilakukannya perbandingan pengaruh dimensi balok, pada variasi (G1 40×70; K1 65×65) cm memiliki rasio tulangan longitudional total (ρ total) 2,64 %, yang lebih besar 19,65 % dari balok pada variasi (G1 40×80; K1 65×65) cm dengan rasio tulangan longitudional total (ρ total) 2,12 %. Dan pengaruh dimensi kolom, pada variasi (G1 40×80; K1 60×60) cm memiliki rasio tulangan longitudional (ρ) 2,53 %, yang lebih besar 43,20 % dari kolom pada variasi (G1 40×80; K1 65×65) cm dengan rasio tulangan longitudional (ρ) 1,44 %.
Kata Kunci : Balok; Kolom; Tulangan; Rasio
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
