PELAKSANAAN GANTI KERUGIAN PADA PENGADAAN TANAH GUNA PEMBANGUNAN UNTUK KEPENTINGAN UMUM DALAM KASUS PEMBANGUNAN JALAN TOL SEMARANG-DEMAK

Kencana, Dyah Ayu Manggar (2023) PELAKSANAAN GANTI KERUGIAN PADA PENGADAAN TANAH GUNA PEMBANGUNAN UNTUK KEPENTINGAN UMUM DALAM KASUS PEMBANGUNAN JALAN TOL SEMARANG-DEMAK. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[img] Text
pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (160kB)
[img] Text
21302100020_fullpdf.pdf

Download (1MB)

Abstract

Tanah memiliki fungsi vital di negara ini, hal ini dikarenakan tanah di satu dimensi memiliki fungsi memenuhi kebutuhan hidup manusia secara pribadi dan pada dimensi lain tanah juga memiliki fungsi sosial guna memenuhi kebutuhan pembangunan nasional. Dimensi social dari tanah membuat adanya sistem ganti rugi bagi setiap pribadi masyarakat yang tanahnya terkena pengadaan tanah guna pembangunan untuk kepentingan umum. Pelaksanaan ganti kerugian dalam bingkai pengadaan tanah guna pembangunan untuk kepentingan umum pada kenyataannya belum sesuai dengan harapan masyarakat, utamanya dalam proyek pembangunan jalan tol Semarang-Demak. Tesis ini bertujuan untuk untuk menganalisis dan mengetahui persoalan dalam pelaksanaan Regulasi Sistem Pembayaran Ganti Kerugian pengadaan Tanah Guna Pembangunan Untuk Kepentingan Umum Dalam Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak dan untuk menganalisis dan mengetahui kelemahan-kelemahan dan solusi pada persoalan sistem pembayaran ganti kerugian pengadaan tanah guna pembangunan untuk kepentingan umum dalam Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak. Jenis pendekatan yang digunakan pada tesis ini adalah yuridis sosiologis dengan spesifikasi penelitian kualitatif. Hasil penelitian dalam tesis ini menunjukan bahwa sistem Pembayaran Ganti Kerugian pengadaan Tanah Guna Pembangunan Untuk Kepentingan Umum dalam pembangunan jalan tol Semarang-Demak belum berbasis nilai keadilan, Pelaksanaan ganti kerugian pada pengadaan tanah gna pembangunan untuk kepentingan umum di Indonesia saat ini masih belum berkeadilan, hal ini terlihat dengan adanya persoalan ketidak jelasan lama pelunasan ganti kerugian tanah pasca dilakukannya penentuan lokasi, tidak jelasnya patokan dalam hal penentuan besaran ganti kerugian, serta kurangnya transparansi proses gantti rugi kepada masyarakat terdampak kemudian kelemahan-kelemahan dalam sistem ganti kerugian pada pengadaan tanah guna pembangunan untuk kepentingan dalam pembangunan jalan tol Semarang-Demak adalah kelemahan yang terpusat pada peraturan perundang-undangan yang mana baik Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 dan Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2020 tidak memuat secara jelas lama pelunasan ganti kerugian, besaran ganti kerugian, serta keterlibatan masyarakat terkait ganti kerugian pada pengadaan tanah gna pembangunan untuk kepentingan umum. Solusi yang dapat dilakukan adalah di harapkan pemerintah dan DPR melalukan perubahan pada ketentuan Perlu diaturnya batasan lama pemlunasan ganti kerugian tanah kepada masyarakat terdampak yang dimulai sejak dilakukannya penentuan lokasi, perlu dipertegasnya keterlibatan masyarakat dalam proses ganti kerugian pengadaan tanah dalam pengadaan tanag guna pembanguan untuk kepentingan umum, Perlu adanya keterbukan informasi kepada masyarakat terkait hal-hal yang berkaitan dengan proses ganti kerugian pengadaan tanah. Kata Kunci: (Ganti Kerugian, Kepentingan Umum, Pembangunan, Pengadaan Tanah)

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Pascasarjana
Pascasarjana > Magister Kenotariatan
Depositing User: Pustakawan Reviewer UNISSULA
Date Deposited: 24 Aug 2023 05:54
Last Modified: 24 Aug 2023 05:54
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/30751

Actions (login required)

View Item View Item