KEKUATAN PEMBUKTIAN AKTA NOTARIS YANG DIBUAT SECARA ELEKTRONIK DALAM SISTEM HUKUM INDONESIA

Rohmaniah, Sanivatun (2023) KEKUATAN PEMBUKTIAN AKTA NOTARIS YANG DIBUAT SECARA ELEKTRONIK DALAM SISTEM HUKUM INDONESIA. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[img] Text
pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (147kB)
[img] Text
21302100066_fullpdf.pdf

Download (1MB)

Abstract

Notaris sebagai Pejabat Publik yang bertanggung jawab melayani masyarakat diharapkan tidak ketinggalan dalam menghadapi perkembangan zaman. Ini adalah suatu keharusan bagi setiap orang untuk mendapatkan perlindungan hukum atas setiap transaksi yang dilakukan secara elektronik. Penulisan hukum ini bertujuan untuk menganalisis, mengkaji dan mengetahui kekuatan pembuktian Akta Notaris yang dibuat secara elektronik pada transaksi e-commerce dalam sistem hukum Indonesia dan untuk menganalisis, mengkaji dan mengetahui hambatan yang dialami dalam pembuktian Akta Notaris yang dibuat secara elektronik pada transaksi e-commerce dalam sistem hukum Indonesia beserta solusinya. Penelitian ini termasuk dalam penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumen dan studi kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data normatif-kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, diketahui bahwa Pembuatan Akta secara elektronik belum memperoleh landasan hukum yang kuat, sehingga belum memberikan jaminan kepastian hukum. Kepastian hukum dapat tercapai, jika tidak terdapat ketentuan yang saling bertentangan antara Undang-Undang yang satu dengan yang lainnya. Hambatan yang dialami dalam pembuatan Akta Notaris secara Elektronik dalam transaksi e-commerce antara lain dari segi substansi hukum yaitu belum adanya kepastian hukum secara khusus yang mengatur lebih lanjut tentang penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembuatan Akta Notaris, dari segi struktur hukum yaitu belum adanya struktur hukum yang baik bagi seorang Notaris untuk melaksanakan kewenangannya dalam pembuatan akta secara elektronik dan dari segi budaya hukum yaitu perkembangan teknologi yang ada, hingga sampai saat ini belum dapat disesuaikan dengan budaya hukum masyarakat Indonesia. Solusi yang dilakukan dalam pembuktian Akta Notaris Secara Elektronik pada Transaksi E-Commerce yaitu apabila dilihat secara yuridis, untuk tindakan yang dapat ditempuh adalah melakukan revisi terhadap UUJN dan ITE, yang selanjutnya dilakukan harmonisasi hukum antara kedua Undang-Undang tersebut. Sehingga pembuatan Akta Notaris secara elektronik dapat diterapkan secara maksimal. Kata Kunci: Pembuktian, Akta Notaris dan Akta Elektronik

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Pascasarjana
Pascasarjana > Magister Kenotariatan
Depositing User: Pustakawan Reviewer UNISSULA
Date Deposited: 23 Aug 2023 06:29
Last Modified: 23 Aug 2023 06:29
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/30734

Actions (login required)

View Item View Item