HUBUNGAN ANTARA PERILAKU PENGGUNAAN AIR SUNGAI DENGAN KEJADIAN LEPTOSPIROSIS DI WILAYAH PUSKESMAS BONANG DEMAK
Berkas Tugas Akhir
Abstract
HUBUNGAN ANTARA PERILAKU PENGGUNAAN AIR SUNGAI DENGAN KEJADIAN LEPTOSPIROSIS DI WILAYAH PUSKESMAS BONANG DEMAK
35 hal+3 tabel+xiv
Latar Belakang: Angka kejadian penyakit Leptospirosis diperkirakan setiap tahun mengalami peningkatan. Penggunaan air sungaimerupakansalahsatufaktorresikotimbulnya Leptospirosis.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitiananalitikobservasional denganstudicase control. Pengumpulan data dilakukanmenggunakankuesioner. Jumlah responden sebanyak 68 diambil denganteknik Simple Random Sampling. Data yang diperoleh diolah secara statistik dengan menggunakan uji Chi Square.
Hasil: Berdasarkan hasil analisa diperoleh Kelompokkasus yang terdiridari 34 respondendipresentasikanbahwausiaterbanyakadalah21-30 tahun (29,4%) dan 31-40 tahun (29,4%), jeniskelaminterbanyak (55,9%) laki-laki, pendidikanterbanyak (44,1%) SD, pekerjaanterbanyak (41,2%) petani, respondenmenggunakan air sungaisebanyak79,4%. Kelompokkontrol yang terdiridari 34 respondendipresentasikanbahwausiaterbanyak 21-30 tahun (35,3%), 52,9% berjeniskelaminlaki-lakipendidikanterbanyak (32,4%) PT, pekerjaanterbanyak (35,3%) PNS, sebagianbesarresponden70,6%tidakmenggunakan air sungai.Hasil uji Chi Square p valuesebesar0,000 (< 0,05) dan nilai Odd Ratio (OR)9,257 (95% CI:3,046-28,130)
Simpulan: Terdapat hubungan antara perilaku penggunaan air sungai dengan kejadian leptospirosis, dimana responden yang menggunakan sumber air sungai mempunyaipeluang 9,25 kaliterhadap kejadian leptospirosis.
Kata Kunci: Perilaku Penggunaan Air Sungai, Kejadian Leptospirosis
Daftar Pustaka: 40 (2002-2014)
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
