EVALUASI PENGAKUAN PENDAPATAN DALAM KONTRAK JANGKA PANJANG PADA CV. INDAH GIRI PERSADA PEKALONGAN

MUJIHASO, ENDRA (1999) EVALUASI PENGAKUAN PENDAPATAN DALAM KONTRAK JANGKA PANJANG PADA CV. INDAH GIRI PERSADA PEKALONGAN. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[img] Text
14930224S-FEakt.pdf
Restricted to Registered users only

Download (10MB)

Abstract

Perkembangan pembangunan Indonesia dewasa ini sangat pesat , Termasuk pembangunan proyek - proyek untuk kepentingan umum seperti jalan raya,jembatan, bendungan, perumahan dan lain sebagainya. Pembangunan tersebut tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit, oleh karena itu diperlukan peran serta swasta nasioanal maupun asing untuk mendukung pembvangunan tersebut. Dalam perkembangan pembangunan tersebut, biasanya pemerintah bekerja sama dengan swasta, demikian pula dalam pelaksanaan suatu proyek. Sebagai contoh proyek rehabilitasi dam Gembiro dan Kletak yang merupakan kerja sama antara Departemen Pekerjaan Umum dengan CV. Indah Giri Persada CV.Indah Giri Persada pada setiap pelaksanaan proyek dibuat suatu laporan dua mingguan yang nantinya digunakan sebagai dasar pengakuan pendapatan yang diperoleh selama proyek tersebut dan selanjutnya digunakan sebagai acuan dalam pembuatan laporan keuangan. Standar Akuntansi Keuangan mengatr mengenai perhitungan pendapatan dalam kontrak konstruksi, pengakuan pendapatan kontrak konstruksi tersebut mencakup metode yang digunakan yaitu kontrak selesai dan persentase penyelesaian. Metode kontrak selesai digunakan apabila pelaksanaan proyek terjadi dalam suatu periode akuntansi, sedangkan metode persentase penyelesaian biasanya digunakan dalam kontrak jangka panjang atau pelaksanaan proyek lebih dari satu periode akauntansi, seperti pada proyek dam Gembiro dan Kletak. CV. Indah Giri Persada mengakui pendapatan kontrak setelah penyerahan proyek tersebut dilaksanakan, dalam proyek ini pengakuan pendapatannya terdiri dari dua periode akuntansi, yaitu periode 1997 dan 1998. Suatu proyek yang periode pelaksanaanya lebih dari satu periode sebaiknya digunakan metode perserntase penyelesaian, karena dengan metode ini pendapatan yang diakui keseluruhan perusahaan dapat disajikan secara wajar dalam laporan keuangan tahun 1997 dan tahun 1998. Jika dalam proyek dam tersebut digunakan metode kontrak selesai, maka total pendapatan yang diakui yang disajikan dalam laporan keuangan tahun 1997 dan tahun 1998 disajikan kurang vajar, tidak sesuai dengan kondisi yang ada. Pada tahun 1997, dengan menggunakan metode persentase penyelesaian ,pendapatan atau penjualan dari proyek dam sebesar Rp. 1.790.907.085,67 dengan hasil yang dicapai tahun 1997 sebesar Rp.91.535.184,51. Dengan metode ini pula didapat penjualan sampai 15 Maret 1998 sebesar Rp. 2.890.832.028,04 dengan hasil yang dicapai sebesar Rp. 56.216.345,07. Selain dari besarnya dan upaya yang dilakukan dalam proyek dam tersebut , penulisan ini juga membahas mengenai perbedaan yang terjadi antara aspek tekhnis, ekonomi, akuntansi dari hasil yang dicapai selama pelaksanaan proyek tersbut. Dari evaluasi ini perbedaan tersebut kemungkinan disebabkan adanya kondisi alam yang tidak memungkinkan untuk dilakukannya pelaksanaan proyek, seperti turunnya hujan,sehingga menghambat pelaksanaan rehabilitasi proyek ini. Selain itu pada tahun 1997 khususnya sekitar bulan september dan oktober terjadi kenaikan harga semen karena semen langka dipasar shingga biaya yang terjadi semakin tinggi sedangkan volume pekerjaan bertambah sedikit karena terbatasnya semen yang ada,

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Fakultas Ekonomi
Fakultas Ekonomi > Akuntansi
Depositing User: Pustakawan 5 UNISSULA
Date Deposited: 27 Jun 2023 07:55
Last Modified: 27 Jun 2023 07:55
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/29381

Actions (login required)

View Item View Item