Analisis Akad Musyarokah Dan Pengaruhnya Terhadap Non Perfoming Loan (NPL) Di Koperasi Jasa Keuangan Syariah Bmt Harum Jepara

Isnandar, Isnandar (2015) Analisis Akad Musyarokah Dan Pengaruhnya Terhadap Non Perfoming Loan (NPL) Di Koperasi Jasa Keuangan Syariah Bmt Harum Jepara. Masters thesis, Fakultas Hukum Unissula.

[img]
Preview
Text
cover.pdf

Download (163kB) | Preview
[img]
Preview
Text
abstrak.pdf

Download (229kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar isi.pdf

Download (183kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar pustaka.pdf

Download (346kB) | Preview

Abstract

Pembiayaan musyarakah adalah akad kerjasama permodalan usaha antara koperasi dengan satu atau beberapa pihak sebagai pemilik modal (shohibul Maal) pada usaha tertentu untuk menggabungkan modal dan melakukan usaha bersama dalam suatu kemitraan, dengan nisbah pembagian hasil sesuai kesepakatan para pihak, sedang kerugian ditanggung secara proporsional sesuai dengan kontribusi modal. Berdasarkan pada latar belakang di atas, penulis merumuskan beberapa permasalahan, yaitu bagaimana kesesuaian akad musyarakah pada KJKS BMT HARUM dengan hukum kontrak dan fiqih, bagaimana penyelesaian konflik dari akad musyarakah, serta pengaruh akad musyarakah terhadap penambahan Non Perfoming Loan (NPL).Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesesuaian akad musyarakah dengan hukum kontrak dan fiqih, Untuk mengetahui dan menganalisis penyelesaikan konflik dari akad musyarakah serta untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh akad musyarakah terhadap penambahan Non Perfoming Loan (NPL). Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis sosiologis. Spesifikasi penelitian ini bersifat deskriptif analisis, yang diharapkan mampu memberi gambaran secara rinci, sistematis, dan menyeluruh mengenai segala hal yang berhubungan dengan objek yang akan diteliti. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, yaitu data yang diperoleh melalui wawancara dan dari bahan-bahan pustaka yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan, yang kemudian dianalisa secara kualitatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelaksanaan akad musyarakah di KJKS BMT HARUM sudah sesuai dengan syarat sahnya suatu kontrak sebagaimana tersebut dalam pasal 1320 KUH Perdata yaitu sepakat mereka yang mengikatkan dirinya, kecakapan untuk membuat suatu perikatan, suatu hal tertentu, suatu sebab yang halal. Begitu pula didalam pelaksanaan sudah sesuai dengan Asas Kebebasan Berkontrak sebagaimana Pasal 1338 ayat (1) KUH Perdata yakni semua persetujuan yang dibuat secara sah berlaku sebagai Undang-Undang bagi mereka yang membuatnya, sedangkan menurut Fiqih pelaksanaan akad musyarakah sudah sesuai dengan rukunnya seperti adanya sighat, Al Aqidain, Mahallul Aqd dan sudah memenuhi syarat sahnya musyarakah tetapi masih mengandung gharar karena anggota dalam memberi bagi hasil hanya berdasarkan kira-kira keuntungan saja, seharusnya keuntungan dibagi secara proporsional atas dasar seluruh keuntungan. Penyelesaian konflik menggunakan metode negosiasi, belum ditempuh menurut jalur hukum yang diatur Undang-Undang maupun petunjuk Dewan Syari’ah Nasional, sehingga hasil penyelesaian konflik memakan waktu yang lama dan tidak mempunyai kekuatan hukum yang pasti artinya tidak dapat dieksekusi.Pengaruh akad musyarakah terhadap penambahan Non Perfoming Loan di BMT HARUM mempunyai pengaruh yang sangat baik dengan dibuktikan dengan angka Non Perfoming Loan yang kecil yakni 0.65 % Kata kunci : Musyarakah,Non Perfoming Loan, BMT

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Pascasarjana > Magister Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan Reviewer UNISSULA
Date Deposited: 09 Feb 2016 01:24
Last Modified: 09 Feb 2016 01:24
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/2840

Actions (login required)

View Item View Item