TOXIC WORKPLACE ENVIRONTMENT DALAM FILM “THE ASSISTANT” KARYA KITTY GREEN (ANALISIS WACANA KRITIS NORMAN FAIRCLOUGH)

Shafira, Shafira (2022) TOXIC WORKPLACE ENVIRONTMENT DALAM FILM “THE ASSISTANT” KARYA KITTY GREEN (ANALISIS WACANA KRITIS NORMAN FAIRCLOUGH). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[img] Text
Ilmu Komunikasi_32801800070_fullpdf.pdf

Download (3MB)
[img] Text
Ilmu Komunikasi_32801800070_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (105kB)

Abstract

“The Assistant” merupakan film yang mengangkat permasalahan di industri perfilman dengan menggambarkan kisah seorang asisten yang tidak mempunyai kekuatan besar dalam sistem namun mengalami banyak kultur buruk perusahaan dan industri. Ketidakberdayaan seorang staff biasa sering menjadi saksi bisu dari sebuah agenda besar, tetapi tidak mempunyai kekuatan untuk membawa keadilan dan merubah sistem. Jenis penelitian ini merupakan tipe kualitatif dengan menggunakan paradigma kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan toxic workplace environment dalam film “The Assistant” karya Kitty Green dilihat dari sudut pandang Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough. Fairclough menggunakan tiga tahap analisis dalam penelitiannya, yaitu level pertama pada dimensi teks (mikro), level kedua pada dimensi diskursif (meso) dan level ketiga pada dimensi sosiokultural (makro). Penelitian ini juga dipertajam dengan analisis non-diskursif dan materialisasi objek oleh analisis wacana dari Jager & Maier. Workplace toxic environment yang dibahas dalam penelitian ini adalah situasi dimana lingkungan kerja tidak bersahabat dan menyenangkan akibat atmosfir kantor yang buruk oleh orang-orang yang membuat tidak nyaman. Dari hasil penelitian ditemukan ada lima bentuk toxic workplace environment yang terdapat dalam film “The Assistant” adalah beban kerja yang terlalu tinggi, pelecehan seksual, rekan kerja yang tidak profesional, penyalahgunaan kekuasaan dan verbal abuse, serta intimidasi dan ancaman. Kedua, dimensi teks dijelaskan melalui elemen representasi, relasi dan identitas yang dibawakan oleh para aktor melalui dialog dan analisis dua puluh dua scene yang dibahas. Ketiga, pada dimensi diskursif produksi teks banyak dipengaruhi oleh perspektif Kitty tentang nilai-nilai kesetaraan gender dan budaya toksik industri perfilman yang perlu dirubah secara sistem, konsumsi teks disimpulkan bahwa upaya film “The Assistant” untuk menyalurkan pesan kepada penonton cukup berhasil dibuktikan dengan banyaknya review positif serta pernyataan relatabilitas. Keempat, pada level sosiokultural (makro) menunjukkan bahwa wacana kritisme film terpengaruh oleh situasional gerakan #MeToo dan kasus pelecehan seksual Harvey Weinstein, secara institusional terpengaruh oleh proses funding film yang mengalami kesulitan, karena banyak investor merasa film dengan isu sensitif kurang menjual, serta aspek sosial ekonomi seperti adanya Covid 19 dan turunnya performa perfilman secara umum Amerika. Kata Kunci: Film, Toxic Workplace Environment, Analisis Wacana Kritis

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Fakultas Bahasa dan Ilmu Komunikasi
Fakultas Bahasa dan Ilmu Komunikasi > Ilmu Komunikasi
Depositing User: Pustakawan 5 UNISSULA
Date Deposited: 11 May 2023 03:00
Last Modified: 11 May 2023 03:00
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/28303

Actions (login required)

View Item View Item